Minimnya Modal jadi Salah Satu Kendala Petani Cilegon

CILEGON – Dinas Pertanian dan Kelautan (Disperla) Kota Cilegon menggelar temu usaha agri bisnis kegiatan peningkatan kualitas SDM dan kelembagaan petani serta alat dan mesin pertanian tahun anggaran 2016. Kegiatan tersebut berlangsung di aula Disperla Kota Cilegon, Jumat (12/8/2016).

Para petani rutin diberikan sosialisasi guna meningkatkan pengetahuannya khususnya di bidang budidaya pertanian, namun guna mendongkrak tingkat kesejahteraannya sendiri para petani masih terbentur dengan minimnya permodalan. Selain itu lahan pertanian yang setiap tahun berkurang karena beralih fungsi menjadi tempat berdirinya perusahaan industri juga terus menggerus jumlah para petani di Kota Cilegon.

Kasi Bina Usaha dan Pengembangan Pertanian Disperla Kota Cilegon, Endang Hanafi sedikitnya lahan pertanian yang bisa digarap serta minimnya modal merupakan masalah klasik yang dirasakan para petani di Kota Cilegon.

“Para petani di Kota Cilegon sangat sulit mengembangkan pertaniannya lantaran terbenturnya dengan modal juga semakin terkikisnya lahan pertanian akibat banyaknya pembangunan,” katanya.

Lebih lanjut Endang berharap pihak lain dapat membantu para petani untuk mendapatkan modal yang bisa digunakan untuk mengelola lahan pertaniannya. “Saat ini saja para petani hanya mengandalkan modal sendiri dan bantuan kita, dan mudah-mudahan dalam kegiatan dapat menunjang kemampuan anggota kelompok tani dan para pelaku usaha maupun perbankan mempunyai program yang bisa menyentuh para petani  dalam akses permodalan,” ucap dia. (Riko)