Minus Ati-Sokhidin, Tiga Kandidat Ngopi Bareng

0
389 views
Dari kiri, Helldy Agustian, Iye Iman Rohiman, Firman Mutakin, Ali Mujahidin, Awab, Sanuji Pentamarta, saat ngopi santai di Hotel The Royale Krakatau, Kota Cilegon, kemarin.

CILEGON – Usai ke RSUD Kota Cilegon untuk mengikuti tahapan tes kesehatan, tiga Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Walikota dan Wakil Walikota Cilegon Iye Iman Rohiman-Awab, Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta, dan Ali Mujahidin-Firman Mutaqin ‘ngopi’ bareng di Hotel The Royale Krakatau, Senin (7/9).

Pertemuan dua kandidat dari jalur partai politik dan satu dari jalur perseorangan itu diinisiasi oleh bakal calon Walikota Cilegon Iye Iman Rohiman.

Pantauan Radar Banten, pertemuan berlangsung dengan santai, ketiga pesaing politik itu terlihat bersenda gurau. Tawa terbahak-bahak beberapa kali meledak dari tiga pasangan yang telah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon tersebut.

Pertemuan kurang lebih berlangsung selama satu jam, pasangan Ali Mujahidin-Firman Mutaqin lebih dulu pamit. Setelah perginya pasangan yang akrab disapa Mumu-Lian itu, Iye-Awab dan Helldy-Sanuji melanjutkan obrolan santai. Sekira 45 menit berselang, barulah Helldy-Sanuji pamit.

Disinggung soal tidak adanya satu Bapaslon Ratu Ati Marliati-Sokhidin dalam pertemuan itu, Iye sebagai inisiator mengaku sudah mengundang kandidat petahana tersebut. Namun, karena ada agenda lain, pasangan tersebut tak bisa ikut ‘nimbrung’.

“Kita pasca swab di RSUD Cilegon bersamaan dan memang kita dari awal pun tidak ada perseteruan dan jarak, bahkan selesai daripada swab kita mencoba ajak semua dari empat pasangan,” ujar Iye kepada wartawan, Senin (7/9).

Kata Iye, tak ada agenda khusus dalam pertemuan itu. Ia menuturkan jika pertemuan itu sebagai pesan kepada publik jika tidak ada persoalan secara pribadi antar kandidat. Semua kandidat, menurut Iye, mempunyai semangat yang sama, yaitu membangun Cilegon yang lebih baik. “Politik boleh berjalan tapi bagaimana masyarakat tidak terkecoh dengan persoalan politik sehingga bisa berpikir bagaimana Cilegon ini maju untuk ke depannya,” ujar Iye.

Bakal calon Walikota Cilegon dari jalur perseorangan Ali Mujahidin alias Mumu menuturkan, pertemuan itu merupakan upaya untuk membangun kedewasaan berpolitik di Kota Cilegon. “Artinya dalam pilkada ini beda pandangan beda pilihan masyarakat enggak apa-apa, tapi kedamaian, kebersamaan kekeluargaan persahabatan itu harus tetap dijaga,” ujar Mumu.

Inti lain dari pertemuan itu, lanjut Mumu adalah kesepahaman tujuan membangun perubahan di Kota Cilegon. “Kita ingin supaya di bawah itu tenang, di bawah itu jangan sampai sobek-sobekan gambar jangan saling ganggu, jangan saling menjelekkan. Bahwa soal pilihan itu soal pertimbangan, soal selera, soal pandangan, saya kira itu masyarakat sah-sah saja tinggal bagaimana kedewasaan berpolitik itu dibangun, bahwa politik itu bukan perseteruan bahwa politik itu bukan saling ganggu, tapi politik itu adalah kebersamaan tujuan untuk gagasan supaya Cilegon lebih baik,” papa Mumu.

Mumu mengaskan jika pertemuan itu merupakan contoh konkrit dari para kandidat tentang Pilkada damai.

Pada kesempatan yang sama, bakal calon Walikota Cilegon Helldy Agustian pun menuturkan hal yang sama.  Menurutnya, dengan adanya pertemuan itu tak ada benturan antar tim maupun para pendukung.

Menurutnya, momen pilkada merupakan momentum positif untuk membuat Kota Cilegon lebih baik, sehingga diharapkan pelaksanaannya bisa berjalan dengan baik dan lancar. “Alhamdulillah pertama kami ucapkan terima kasih atas inisiasi Haji Iye dengan Haji Mumu kita bertemu di sini dalam rangka kita deduluran secara keseluruhan, jadi kita sepakat bahwa Cilegon bukan punya aku, bukan punya kamu, tapi punya kita semuanya,” ujar Helldy.

Pertemuan itu mendapatkan respons positif Ketua Tim Pemenangan Pasangan Ati-Sokhidin (PAS) Isro Miraj. Ia menilai pertemuan itu menunjukan ke publik jika komunikasi antar kandidat terbangun dengan baik. “Pesannya sesungguhnya mereka tidak ada masalah, kompetisi yang fair, masyarakat jangan termakan isu yang buruk,” ujarnya.

Ia pun meyakini komunikasi yang baik pun terbangun dengan Bapaslon Ati-Sokhidin kendati dalam pertemuan itu pasangan yang diusung Partai Golkar, NasDem, Gerindra, dan PKB itu tidak hadir.

Diketahui, kemarin, Senin (7/9) empat kandidat mendatangi RSUD Kota Cilegon untuk menjalani tes swab. Keempatnya pun menyempatkan waktu untuk foto bersama. (bam/air)