Miris..Ruang Kelas di Sekolah Ini Masih Beralaskan Tanah

SD Rusak
Kondisi SDN 1 Bugeul, Pamarayan. (Foto: Irfan)

PAMARAYAN – Sungguh sangat miris kondisi fisik SDN 1 Bugeul, Desa Pasir Limus, Kecamatan Pamarayan. Bagaimana tidak, tiga dari enam ruang kelas yang ada kondisinya sudah tidak layak untuk digunakan kegiatan belajar mengajar (KBM). Para siswa yang bersekolah di gedung yang dibangun tahun 1980 ini belajar dengan beralaskan tanah.

Pintu dan kusen keropos bahkan sebagian tidak lagi terpasang kaca, serta tembok retak sehingga bangunan terlihat miring. Plafon pada ruang kelas pun saat ini sudah tidak ada, dan hanya terlihat kayu-kayu penyangga saja. Kayu-kayu pada plafon rapuh, yang seketika mungkin bisa saja ambruk. Sejak dibangun pada 1980, sekolah yang berdiri di lahan sekira 500 meter ini belum pernah mendapat perbaikan. Melihat ke dalam kelas, bangku dan meja belajar pun sudah tidak layak pakai.

Apendi, salah seorang guru SDN 1 Bugeul mengatakan, kerusakan sudah lama diketahui pihak Pemkab Serang. Namun, sejauh ini ia tidak mengetahui kapan pihak pemerintah akan mengucurkan anggaran untuk rehab kelas. Padahal, ujar Apendi, selama ini pihak sekolah sering mengajukan permohonan bantuan rehab melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Pamarayan. “Ya, mungkin pemerintah punya rencana lain, tapi tidak lama ini ada dari pihak Dinas Pendidikan survei, kabarnya mau dibangun,” katanya.

Ia menjelaskan, tiga ruang kelas yang rusak parah masih digunakan KBM untuk siswa kelas I dan II, hal tersebut terpaksa dilakukan karena pihak sekolah tidak memiliki ruangan lain. “Jumlah siswa ada 211, sedangkan jumlah kelas hanya ada enam, dan untuk tiga gedung yang layak pakai diisi siswa kelas lain,” jelasnya.

Salah seorang wali murid SDN 1 Bugeul, Rohman, mengaku miris dengan kondisi sekolah yang sudah tidak layak pakai. Ia berharap, rencana pemerintah yang dikabarkan akan merehab terealisasi di tahun ini. “Tentu sebagai orangtua berharap anak bisa belajar dengan nyaman,” ujarnya.

Kepala Bidang Pembinaan SD pada Dinas Pendidikan Kabupaten Serang Aber Nurhadi membantah jika pemerintah tutup mata terhadap kondisi sekolah yang rusak di Kabupaten Serang. Terkait dengan kerusakan SDN 1 Bugel, ia menjelaskan, akan dilakukan rehab tahun ini, tetapi harus melalui proses lelang. “Sekolah itu sudah masuk dalam perencanaan dan termasuk kategori rehab berat,” katanya. (RB/mg15/air/ags)