Mitsubishi Cilegon Kumpul Bareng Juragan Lewat LCV Party

Mitsubishi
Manajemen Mitsubishi bersama pemenang door prize dalam acara LCV party di convention hall The Royale Krakatau Hotel Cilegon, Rabu (20/4/2016). (Foto: Susi K)

CILEGON – PT Setiakawan Menara Motors atau Mitsubishi Cilegon menggelar acara light commercial vehicle (LCV) party yang berlangsung di convention hall, The Royale Krakatau Cilegon, Rabu (20/4/2016) lalu. Para tamu undangan ini merupakan para pengusaha yang ada di Cilegon dan sekitarnya. Acara ini dihadiri lebih dari 100 tamu undangan.

Asisten Manajer PT Setiakawan Menara Motors atau Mitsubishi Cilegon Usdensi mengatakan, kegiatan ini untuk memberikan apresiasi terhadap konsumen dan lebih intens mendekatkan diri. “Sehingga saling menguntungkan kalau Mitsubishi penjualannya bisa meningkat dan konsumen usahanya semakin lancar,” katanya, seperti dilansir Harian Radar Banten.

Kata dia, penjualan kategori LCV masih lesu dan penjualan pada triwulan pertama kemarin mencapai 80 persen. Diharapkan, ekonomi bisa segera pulih dan bisa bermunculan para pengusaha dan beriringan dengan penjualan. “Sehingga target yang dicanangkan bisa tercapai,” katanya.

Head Region Jabodetabek Jabar Banten MMC Marketing PT KTB Budi Daulay mengatakan, ini merupakan kegiatan reguler untuk mendekatkan diri dengan konsumen. Penjualan Mitsubishi cukup banyak dan terus concern menggelar kegiatan ini secara rutin. Dari kegiatan seperti ini, memberikan kontribusi penjualan sekitar 50 persen. “Kegiatan seperti ini cukup dinanti konsumen karena programnya atraktif dan kami mengundang konsumen secara bertahap,” katanya.

Kata dia, Mitsubishi juga akan segera membuka diler baru pada Mei mendatang untuk melayani konsumen karena populasi Mitsubishi juga semakin banyak. “Pelayanan dalam after sales juga perlu bagi konsumen yang ingin melakukan pembelian atau pun servis,” katanya.

Penambahan jaringan ini bahwa Mitsubishi tetap optimistis dengan bisnis yang ada di Banten. Ke depannya, Mitsubishi berharap penjualan produk ini bisa mencapai lebih dari 100 unit hingga 150 unit per bulan. (Susi K/Radar Banten)