SERANG – PT Marga Mandalasakti (MMS) , perusahaan pengusahaan jalan tol Tangerang-Merak, secara bertahap menerapkan free flow system atau sistem transaksi tanpa kendaraan harus berhenti. Sejak tahun 2014, tahap pertama dimulai dengan penambahan 7 gardu tol otomatis (GTO) di gerbang Cikupa 5, Cilegon Timur 1, dan Serang Timur 1. Tahun 2016 ini, MMS berencana menambah jumlah unit GTO di Balaraja Barat dan Cikupa masing-masing 3 unit. Untuk GTO exit e-toll+ akan ditempatkan pada gerbang Merak, gerbang off ramp Cikupa dan Serang Timur.

“Tahapan ini merupakan tahapan antara sebelum free flow system karena sebuah sistem yang menyangkut pengguna jalan perlu sosialisasi dan perubahan kebiasaan pengguna jalan,” kata Presiden Direktur MMS Wiwiek D Santoso melalui siaran pers, Minggu (21/2).

MMS juga berencana menambah jumlah weight in motion (WIM), seperti yang dipasang di Cilegon Barat sejak 2014, yang berfungsi untuk mengetahui berat total kendaraan dan muatannya. Secara otomatis akan mengidentifikasi kendaraan yang kelebihan muatan atau overload. Apabila kendaraan kelebihan muatan, secara otomatis akan mendapat ticket overload dan harus keluar di gerbang terdekat.

“Penertiban terhadap kendaraan overload menjadi perhatian MMS karena umumnya kendaraan-kendaraan ini tidak dapat mencapai kecepatan minimum di jalan tol sehingga menghambat dan membahayakan pengguna jalan lainnya. Juga daya rusak terhadap jalan sangat tinggi,” imbuh Wiwiek.

Selain dua rencana kerja tadi, MMS juga akan menyelesaikan  renovasi gerbang Tol Cilegon Barat dan Balaraja Timur serta penambahan lajur transaksi Gerbang Tol Serang Barat dan Ciujung. Juga penyelesaian pembangunan kantor Gerbang Merak, Cilegon Timur, Serang Barat, Serang Timur, Ciujung, dan Balaraja Barat.

Penambahan lajur Off Ramp Cikupa dari 2 lajur menjadi 3 lajur transaksi dan revitalisasi akses tahap II di Balaraja Barat, Serang Timur, Ciujung dan Merak  akan dilakukan pada 2016.

Pemasangan Warning Lamp, Variable Messages Sign (VMS), Kamera Pantau Lalu Lintas, Pemasangan Penerangan Jalan Umum juga ditambahkan di beberapa lokasi dalam upaya preventif untuk mengurangi jumlah kecelakaan. Pemasangan VMS Mobile pada seluruh kendaraan Unit Pelayanan Lalu lintas merupakan upaya MMS untuk dapat memberikan informasi akurat dan cepat kepada pengguna jalan. (Aas Arbi)