Monitoring PPDB SMPN 1, Walikota : Jangan Tambah Kuota 

0
1518
Walikota Serang Syafrudin saat berdialog dengan petugas help desk SMPN 1 Kota Serang saat melakukan monitoring PPDB Online, Kamis (24/6).

SERANG – Walikota Serang Syafrudin meminta SMP Negeri di Kota Serang tak menambah kuota jumlah siswa yang telah ditetapkan tiap sekolah pada saat penerimaan peserta didik baru (PPDB). Hal itu disampaikan Syafrudin saat monitoring PPDB Online di SMPN 1 Kota Serang, Kamis (24/6).

Turut hadir dalam acara tersebut, Asisten Daerah (Asda) II Kota Serang Yudi Suryadi, Kepala Dindikbud Kota Serang Wasis Dewanto, Kepala SMP Negeri 1 Kota Serang Mundakir serta guru dan staff SMP Negeri 1 Kota Serang. 

Syafrudin mengatakan, dari 29 SMP Negeri yang ada di Kota Serang rata-rata tiap sekolah menerima sebanyak 288 siswa. Atau maksimal 10 sampai 11 rombongan belajar. “Saya menghimbau terutama kepada kepala SMPN 1 ini untuk menerima sesuai dengan kouta, kalau lebih dari kouta ini sama saja mematikan sekolah swasta,” ujarnya kepada wartawan. 

Kata dia, apabila sekolah melebihi batas kuota telah ditetapkan maka sekolah dianggap melanggar peraturan. “Maka saya kesini dengan menegaskan ke pak kepala supaya penuhi kouta itu, lebih dari kouta saya kira ini merupakan pelanggaran,” katanya. 

Disinggung terkait dengan mahalnya biaya pendidikan di sekolah swasta, Syafrudin mengaku ada program bantuan operasional sekolah (BOS) dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). “Jadi bukan tidak membantu, tetapi memang kan kalau tidak ada muridnya tidak ada dana BOS nya,” katanya.

Kepala SMPN 1 Kota Serang Mundakir mengatakan di sekolahnya menerima calon peserta didik baru sebanyak 288 orang. Saat ini, pendaftar dari empat jalur yang tersedia mencapai 707. “Ya, kami akan sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan. Dimana nanti jalur zonasi 65 persen, afirmasi 15 persen, Prestasi 15 persen dan perpindahan orang tua 5 persen,” terangnya.  (Fauzan Dardiri)