Motor Bidan Raib di Parkiran Klinik

0
60

SERANG – Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) beraksi di Klinik Bona di Jalan Raya Cilegon-Serang, Lingkungan Legok, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Kamis (9/4) malam. Sebuah motor Honda Beat milik Mufliha (28) yang berprofesi sebagai bidan di klinik tersebut raib dicuri.

Aksi kejahatan tersebut sempat terekam kamera pengintai atau closed circuit television (CCTV) klinik.

Dalam rekaman video berdurasi satu menit, itu terlihat sepeda motor jenis matic datang dari arah Cilegon sampai di depan klinik sekira pukul 21.11 WIB. Motor itu ditumpangi oleh dua orang lelaki. Satu orang terlihat turun dari motor, sementara satu orang lagi menunggu di atas motor.

Pelaku yang turun dari motor itu berjalan mendekati motor milik korban. Pelaku terlihat celangak celinguk sebelum beraksi. Saat dinilai aman, pelaku yang mengenakan jaket, helm dan celana jeans tersebut mengeluarkan alat yang diduga kunci leter T.

Alat tersebut dimasukan ke dalam stop kontak motor korban.

Tak kurang dari 10 detik, stop kontak motor berhasil dibobol. Pelaku menyalakan mesin motor dan membawanya kabur. Rekannya yang menunggu di motor disaat hampir bersamaan meninggalkan lokasi. Mufliha baru menyadari motornya hilang, setelah keluar dari klinik.

“Enggak lama setelah kejadian adik saya keluar dan lihat motor sudah tidak ada di parkiran,” kata Didi Mufrodi (35), kakak kandung korban kepada Radar Banten, Jumat (10/4).

Korban sempat menanyakan keberadaan motor tersebut kepada rekannnya. Namun, tidak satu pun rekannya yang melihat. Curiga motornya dicuri, korban mengecek rekaman CCTV. “Akhirnya dicek tuh rekaman CCTV, keliatan jelas motor adik saya ada yang maling,” kata warga Kompleks Grand Sutera, Kelurahan Penancangan, Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang tersebut.

Sekira pukul 23.00 WIB, korban didampingi rekannya mendatangi Mapolsek Taktakan. Korban membuat laporan pencurian. “Sudah buat laporan semalam itu juga. Laporannya di Polsek Taktakan,” kata salah satu dosen Universitas Islam Negeri (UIN) SMH Banten tersebut.  

Dikonfirmasi. Kapolsek Taktakan Ajun Komisaris Polisi (AKP) Tusiran mengaku telah menerima laporan curanmor tersebut. Petugas Unit Reskrim Polsek Taktakan telah diturunkan untuk mengecek ke lokasi kejadian. “Untuk pelaku masih kita selidiki. Kita baru terima laporan dari korban,” kata Tusiran. (mg05/nda)