Motor dan Mobil Kecil Dialihkan, Banjir Masuk ke Rumah Warga

CILEGON – Meski hujan sudah berangsur reda, namun genangan banjir yang terjadi di beberapa titik lokasi di Kota Cilegon belum juga surut. Malahan kedalaman air dari permukaan tanah semakin tinggi.

Diduga banjir yang terjadi bukan mutlak karena tetesan hujan secara langsung. Namun banjir kiriman yang datang dari permukaan yang lebih tinggi, seperti dari wilayah Mancak, Kabupaten Serang.

Bukan hanya di Jalan Raya Ciwandan-Anyer, air juga mengepung Jalan Protokol Kota Cilegon dan depan Mapolres Cilegon. Bahkan masuk ke permukiman dan rumah warga.

Kasat Lantas Polres Cilegon AKP Fikri Ardiansyah memberlakukan pengalihan arus lalu lintas bagi kendaraan roda empat jenis minibus dan kendaraan roda dua. Jalan Raya Ciwandan-Anyer sudah tidak dapat dilalui oleh kendaraan jenis itu, karena ketinggian air sudah mencapai sebatas jok motor.

“Kendaraan roda dua dan mobil-mobil kecil yang mau ke arah Anyer kita alihkan lewat JLS. Tapi untuk kendaraan besar masih bisa lewat,” ujarnya saat dihubungi Radar Banten Online melalui sambungan telepon seluler, Sabtu (10/2).

Terpisah, RT 02 RW 1, lingkungan Rokal Barat, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang juga menjadi korban banjir. Air masuk ke rumah-rumah warga. Warga sekitar berharap dapat perhatian dari pemerintah.

“Kita menyelamatkan barang berharga. Apalagi yang bentuknya kertas seperti ijazah, dan kartu keluarga agar tidak basah dan hanyut terbawa banjir. Setidaknya mungkin ada bantuan makanan yang bisa diberikan ke warga,” ucapnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)

BAGIKAN