MTQ Banten Digelar di Kawasan Wisata Anyer

0
630 views
Asda I Pemkab Serang Agus Erwana berdiskusi dengan pegawai Dinas Satpol PP di ruang Bagian Kominfo, Kamis (9/3).

SERANG – Pemkab Serang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Banten yang direncanakan berlangsung April. Lomba unjuk gigi bidang keagamaan itu, bakal diselenggarakan di kawasan wisata Anyar-Cinangka. Selama berlangsungnya MTQ, semua tempat hiburan di kawasan Anyar-Cinangka, termasuk di hotel akan diinstruksikan untuk ditutup.

Ketegasan disampaikan Asisten Daerah (Asda) I Bidang Administrasi Pemerintahan Pemkab Serang Agus Erwana yang ditemui di ruang Bagian Komunikasi Informasi (Kominfo) pada Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Serang, Kamis (9/3).

Kata Agus, pihaknya akan mengantisipasi kemacetan akibat pawai taaruf. Caranya, mencoba memperpendek jalur pawai yang ditempuh. Dari semula rencana panjangnya empat kilometer menjadi 1,6 kilometer. Pawai start dari Hotel Marina Daksa sampai Pantai Pasir Putih Florida yang memiliki akses tiga pintu dan halaman luas. Agus pun akan memerintahkan agar semua tempat hiburan malam di kawasan Anyar-Cinangka ditutup. “Selama MTQ akan kita tutup. Berarti lima hari ditutup total, termasuk di hotel. Karena, suasana akan lain, kaitannya sakral,” tegasnya.

Rencana penutupan itu, kata Agus, akan ditindaklanjuti dengan mengajukan surat kepada Bupati kaitan perintah penutupan tempat hiburan malam. Selanjutnya, pengawasan akan diambil alih oleh Dinas Satpol PP. Lagi pula, acara MTQ mulai dari Senin pembukaan hingga Jumat penutupan. Malam Minggu semua sudah bisa beraktivitas lagi. “Kalau bandel, kita cabut izinnya. Perintah Bupati harus dipatuhi. Kalau dibiarkan enggak bagus,” ancamnya.

Kata Agus, pihaknya sudah mengecek kesiapan lokasi penyelenggaraan MTQ. Katanya, untuk panggung pembukaan akan berlangsung di halaman parkir Hotel Marbella, Anyar. Pihaknya didampingi petugas Dinas Satpol PP dan tim kesehatan untuk menentukan lokasi penempatan tim kesehatan untuk menangani dewan juri yang akan menginap di hotel tersebut. “Kita akan tempatkan dan sebar tim kesehatan simpan di tiap-tiap kafilah. Kita siapkan ambulans juga, ” ungkap mantan Staf Ahli Bupati tersebut.

Selain itu, Agus bersama tim survei juga mengecek lokasi yang akan dipergunakan untuk perlombaan, mulai dari kondisi air, infrastruktur, serta penyediaan listrik dari PLN. Agus pun akan mengintruksikan agar listrik untuk dilakukan los watt selama lima hari pelaksanaan MTQ. “Kegiatan harus diamankan. Termasuk antisipasi kemacetan di jalan raya,” terangnya.

Untuk penginapan para kafilah dari berbagai daerah, kata Agus, diserahkan kepada masing-masing panitia kafilah. Pemkab khusus membantu memfasilitasi panitia provinsi. Untuk dewan hakim, total akan menginap di Hotel Marbella. Berikut posko sekretariat, kesehatan, keamanan, dan kendaraan angkutan. “Pokoknya ada sebelas titik lokasi yang kita amankan. Kita siapkan segi pengamanannya. (Nizar/Radar Banten)