MTQ Ke-48 Kabupaten Serang: Dewan Hakim Melibatkan 9 Perempuan

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menyapa para dewan hakim MTQ sebelum membuka kegiatan orientasi persiapan MTQ ke-48 tingkat Kabupaten Serang di Hotel Wisata Baru, Cimuncang, Kota Serang, Rabu (7/2).

SERANG – Pemkab Serang meyakini gelaran Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-48 tingkat Kabupaten Serang dapat menghasilkan kafilah unggulan untuk bersaing di MTQ tingkat Provinsi Banten. Agar berlangsung selektif, panitia MTQ tingkat Kabupaten Serang melibatkan wanita menjadi dewan hakim.

Rabu (7/2), Pemkab Serang melakukan orientasi kepada dewan hakim MTQ ke-48 tingkat Kabupaten Serang di Hotel Wisata Baru, Cimuncang, Kecamatan Serang. Acara dibuka oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Serang Raden Lukman Harun mengatakan, sebanyak 118 orang yang terlibat menjadi dewan hakim untuk menjadi juri pada MTQ ke-48 tingkat Kabupaten Serang. Terdiri atas unsur akademisi, lembaga keagamaan, hingga pimpinan pondok pesantren. “Kita juga libatkan dewan hakim dari perempuan sebanyak sembilan orang,” ungkapnya usai acara.

Mantan camat Kibin itu menyatakan, gelaran MTQ ke-48 tingkat Kabupaten Serang akan berlangsung mulai 12 hingga 16 Februari. Katanya, gelaran MTQ sudah dipersiapkan secara matang. Mulai dari tempat perlombaan, penginapan kafilah, hingga hal-hal teknis lainnya.

“Sudah 100 persen. Tinggal menyebar undangan saja untuk pawai taaruf. Akan ada 14 cabang perlombaan,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menjelaskan, kegiatan orientasi dewan hakim MTQ untuk menyamakan mekanisme dan standardisasi penilaian. Hal itu agar penilaian jelas dan meminimalisasi kesalahan. “dewan hakim harus profesional, transparan, dan tidak keberpihakan,” imbaunya.

Menurut politikus Golkar itu, MTQ ke-48 tingkat Kabupaten Serang yang akan digelar di Kecamatan Waringinkurung harus menghasilkan kafilah yang berkualitas untuk bersaing pada gelaran MTQ tingkat Provinsi Banten tahun ini.

“Kalau pemilihan juaranya asal-asalan, kita berat di tingkat provinsinya,” ujarnya.

Lantaran itu, pihaknya bersikeras untuk memboyong juara umum pada MTQ tingkat Provinsi Banten. Menurutnya, bukan mustahil karena Pemkab pernah memboyong tropi juara MTQ tingkat Provinsi Banten tiga kali berturut-turut. “Kita berupaya untuk kembali menjadi juara umum di tingkat provinsi,” ucapnya.

Tatu berharap, MTQ ke-48 tingkat Kabupaten Serang dapat menjadi sarana peningkatan kualitas keimanan masyarakat. “Kita bumikan membaca Alquran ini agar menjadi kebiasaan,” tutupnya. (Rozak/RBG)