SERANG – Ujaran kebencian yang banyak menjangkit masyarakat menjadi perhatian Badan Koordinasi Mubalig Indonesia (Bakomubin) Provinsi Banten. Mereka menyerukan agar para mubalig di Banten ikut mencegah hal itu.


Menurut Ketua Bakomubin Provinsi Banten Hasanudin, tugas para mubalig sebagai pencerah harus memberikan kesejukan kepada masyarakat. Jangan sampai para dai memberikan ceramah-ceramah agama yang mengandung provokasi.

“Jangan sampai, saat kita turun (ceramah di masjid-red), membuat keresahan masyarakat,” katanya seusai bertemu dengan Walikota Serang Syafrudin di Puspemkot Serang, Selasa (8/1).


Hasanudin menyerukan agar para mubalig dapat memberi kesejukan di tengah-tengah fenomena banyaknya ujaran kebencian. Meski di Kota Serang tidak ditemukan gerakan radikalisme di masjid, para mubalig juga dihimbau ikut membentengi dari gerakan yang dapat memecah belah persatuan umat.


Untuk itu, Bakomubin bersama Pemkot Serang akan bekerja sama dalam mengader para dai yang dapat menjadi penyejuk umat. Rencananya, pihaknya akan mencetak sebanyak 2.000 mubalig se-Banten. Termasuk melakukan pelatihan seperti memandikan jenazah dan ritual keagamaan lainnya.


Senada dikatakan Dewan Pakar Bakomudin Banten HMS Suhari. Menurutnya, seorang mubalig harus bisa memberikan kesejukan dan mengajak masyarakat melakukan kebaikan sesuai tuntunan agama.
Kata dia, mubalig tidak boleh menghakimi. Para mubalig adalah pekerjaan yang menegakkan amar makruf nahi mungkar. “Para mubalig penegakan yang baik, tapi kadang-kadang mubalig ada yang menyampaikan dengan nada tinggi tapi sebenarnya lembut hatinya, cuma notasinya yang keras,” tegasnya.


Seharusnya, kata dia, para mubalig harus bisa menjadi sosok teladan bagi masyarakat. Tidak menghakimi dengan kebencian pada seseorang saat melakukan ceramah. “Bukan menuding, tapi mengajak kepada kebaikan kemakmuran. Itu intinya,” pungkasnya. (ken/zee/ira)

BACA selengkapnya di koran Radar Banten atau versi digital di epaper.radarbanten.co.id. Saksikan juga di Banten Raya TV pada program SELAMAT PAGI BANTEN (07.00 WIB), BANTEN SIANG (13.00 WIB), BANTEN PETANG (17.00 WIB) dan BANTEN MALAM (21.00 WIB) di channel 50 UHF/702 MHz, atau melalui streaming www.barayatv.com/live.