Mudik Dilarang, Pelabuhan Merak Dibuka Untuk Angkutan Logistik

0
1504

CILEGON – Pemerintah pusat mengeluarkan aturan larangan mudik pada hari raya Idul Fitri tahun ini. Kendati seperti itu, Pelabuhan Merak tetap buka, terutama untuk angkutan logistik.

Pjs Corporate Secretary PT ASDP, Shelvy Arifin menjelaskan, menindaklanjuti kebijakan larangan mudik pada libur Hari Raya Idul Fitri 2021, PT ASDP Indonesia Ferry akan mengikuti kebijakan pemerintah dan menunggu arahan lebih lanjut berkaitan dengan pengaturan transportasi umum dan syarat perjalanan, khususnya layanan angkutan penyeberangan.

Namun demikian, ASDP memastikan tetap memberikan pelayanan penyeberangan, terutama untuk angkutan logistik karena sesuai arahan Presiden.

“Pelayanan angkutan logistik tetap dilayani untuk menjaga pasokan di daerah,” ujar Shelvy, Selasa (30/3).

Selain itu, ASDP juga akan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat di pelabuhan dan kapal, serta pembatasan kapasitas penumpang maksimal 50 persen.

Sejak pandemi, regulator telah mengeluarkan aturan berupa Surat Edaran tentang protokol kesehatan secara ketat, mulai keberangkatan, dalam perjalanan, hingga  kedatangan. Aturan ini berlaku baik untuk transportasi pribadi maupun umum.

Dalam Rapat Persiapan Hari Raya Idul Fitri 2021 hari Jumat (26/3), Pemerintah, melalui pernyataan Menko PMK Muhadjir Effendy, memutuskan untuk meniadakan kegiatan mudik Lebaran tahun 2021. Larangan berlaku baik untuk aparatur sipil negara, TNI-Polri, karyawan BUMN, karyawan swasta, pekerja mandiri, dan seluruh masyarakat.

Larangan mudik akan berlaku pada 6-17 Mei 2021, dan sebelum dan sesudah tanggal itu, diimbau pada masyarakat untuk tidak melakukan pergerakan atau kegiatan-kegiatan ke luar daerah, kecuali benar-benar dalam keadaan mendesak dan perlu. (Bayu Mulyana)