Mudik ke Lebak, Penumpang KRL Reaktif Corona

0
7.357 views
Tim medis dari Dinkes Lebak melakukan rapid test massal di Stasiun Rangkasbitung, Rabu (20/5)

LEBAK – Seorang penumpang kereta rel listrik (KRL) commuter line relasi Rangkasbitung – Tanah Abang reaktif corona setelah mengikuti rapid test massal di Stasiun Rangkasbitung. Pemudik asal Jakarta tersebut kemudian diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah orangtuanya.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lebak dr. Firman Rahmatullah mengatakan, Gugus Tugas melaksanakan rapid test massal di Stasiun Rangkasbitung pada Rabu (20/5). Sasarannya penumpang KRL dan masyarakat yang beraktivitas di Pasar Baru Rangkasbitung. Dari 304 warga yang ikut rapid test, 303 orang non reaktif, sedangkan satu orang berjenis kelamin perempuan reaktif Covid-19.

“Alhamdulilah rapid test berjalan lancar. 303 orang non reaktif, satu orang reaktif,” kata Firman Rahmatullah kepada wartawan, Kamis (21/5).

Rencananya, Gugus Tugas akan melakukan uji SWAB untuk memastikan pemudik yang akan menengok orangtuanya di kampung halaman positif atau negatif corona.

“Sudah kita minta menjalani isolasi mandiri di rumah orangtuanya sambil menunggu uji swab,” terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak Triatno Supiyono mengungkap, rapid test massal yang dilakukan Gugus Tugas untuk mencegah penyebaran Covid-19. Saat ini, Lebak masih zero kasus positif corona. Namun, wilayah Lebak dikelilingi zona merah dan zona kuning corona. Karena itu, pihaknya meminta kepada semua elemen masyarakat untuk tetap waspada dan terpenting patuhi anjuran dari pemerintah.

“Masyarakat harus disiplin. Minimalkan aktivitas di luar rumah dan jika terpaksa harus keluar rumah maka harus menerapkan physical distancing, rajin mencuci tangan, dan memakai masker,” harapnya.(Mastur)