Mudik Lebaran, ASDP Janji Beri Layanan Ekstra

Siapkan Tiket Mudik Gratis

Direktur Komersial PT ASDP M Yusuf Hadi (kanan) didampingi GM ASDP Merak Fahmi Alwaeni (kiri) mengontrol ruang nakhoda di Pelabuhan Merak, Senin (9/4).

MERAK – PT ASDP Indonesia Ferry menyiapkan pelayanan ekstra untuk mudik Lebaran Idul Fitri tahun ini. Segala aspek pelayanan ditingkatkan dibandingkan hari biasa, bahkan pada masa mudik Lebaran Idul Fitri tahun lalu.

Direktur Komersial PT ASDP Indonesia Ferry M Yusuf Hadi menjelaskan, pelayanan ekstra disiapkan sejak dari proses pembelian tiket, pelabuhan, di dalam kapal, hingga sampai tujuan, yaitu Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

“Untuk proses pembelian tiket, masyarakat bisa melakukannya secara online dengan mengunjungi website resmi PT ASDP atau layanan minimarket. Sedangkan untuk pembelian tiket secara langsung, masyarakat bisa membeli di rest area Tol Tangerang Merak, minimarket, dan loket yang ada di Pelabuhan Merak,” jelas Yusuf saat meninjau Pelabuhan Merak, kemarin.

PT ASDP Indonesia Ferry pun meningkatkan jumlah loket. Jumlah loket jauh lebih banyak dibandingkan hari biasa, bahkan dibandingkan dengan masa mudik pada tahun yang lalu. “Untuk loket pejalan kaki, biasanya hanya enam loket dan 22 loket pada mudik tahun lalu. Untuk mudik Lebaran tahun ini, akan dibuka 31 loket. Kendaraan roda dua 30-an loket untuk roda empat menjadi 17 loket,” ujarnya.

Untuk pelayanan di dalam pelabuhan pun, lanjut Yusuf, PT ASDP mengintegrasikan pelayanan dengan kereta api di Stasiun Merak dan bus di Terminal Terpadu Merak (TTM). “Di atas kapal kita pun menyiapkan fasilitas lebih memadai seperti warung ASDP yang makanan dan minumnya lebih higienis. Tempat bermain anak. Menyiapkan kondisi toilet lebih bersih, sampai tiba di tujuan kita siapkan angkutan yang terintegrasi,” tuturnya.

Terkait skenario operasional kapal, dijelaskan Yusuf, pihaknya menyiapkan tiga skenario. Pertama, skenario normal, ASDP menyiapkan 30 kapal dengan ukuran kecil, sedang, dan besar untuk mengangkut para pemudik. Jika kondisi menjadi padat, skenario yang disiapkan adalah mengoperasikan 33 kapal dengan ukuran sedang dan besar. “Semakin padat kita operasikan 35 kapal, yang kita utamakan berukuran besar,” tuturnya.

Yusuf berharap, cuaca saat masa mudik Lebaran Idul Fitri tahun ini dalam kondisi baik sehingga seluruh skenario yang telah disiapkan bisa berjalan dengan baik. “ASDP pun menyelenggarakan muduk gratis sebanyak 2.100 kursi di tiga lintasan yang berada di wilayah Indonesia timur,” tambahnya.

Ketiga lintasan mudik gratis itu, di antaranya Ternate dengan rute Bastiong-Rum dengan 900 tiket mudik gratis. Kedua, di Baubau dengan rute Torobolu-Tampo dengan 600 tiket gratis, dan ketiga Ambon dengan rute Galala-Namlea dengan 600 tiket tersedia. “ASDP juga sudah menjalin sinergi dengan empat BUMN dalam mendukung program mudik gratis. Tercatat, PT Bukit Asam Tbk telah memesan tiket untuk 500 orang pemudik pada lintasan Merak-Bakauheni,” katanya.

Selain itu, PT Jasindo juga memesan tiket untuk 300 orang pada lintasan Surabaya-Lembar. Lalu PT Antam Tbk yang memesan 500 tiket untuk pemudik dan 500 tiket arus balik pada lintasan Bastiong-Rum di Ternate, Maluku Utara. “Perum Bulog juga sudah menjajaki rencana memesan tiket pada lima lintasan yang dikelola ASDP. Jumlah itu masih bersifat sementara,” tuturnya.

Sementara itu, GM ASDP Merak Fahmi Alwaeni menjelaskan, skenario yang akan diterapkan di Merak seperti yang telah dijelaskan oleh Yusuf. “Kita concern ke kendaraan pribadi pada H-7 sampai H-1 nanti. Untuk pengalaman tahun lalu, puncak kendaraan roda dua terjadi pada malam hari H-3,” tuturnya.

Terkait puncak arus mudik, menurutnya, diperkirakan akan terjadi pada H-2 Lebaran Idul Fitri. Jumlah penumpang pada masa mudik Lebaran tahun lalu untuk pejalan kaki dan di dalam kendaraan mencapai 1,4 juta orang. Sementara, kendaraan bermotor mencapai 290 ribu unit kendaraan. “Tahun ini peningkatan diprediksi mencapai sepuluh persen,” katanya. (Bayu Mulyana/RBG)