MUI Banten: Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Adalah Teror

0
1524

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banten dan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Banten Dr AM Romly mengutuk peristiwa teror berupa tindakan bom bunuh diri di kompleks Gereja Katedral, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (38/3).

“MUI dan FKUB Banten mengutuk tindakan terorisme yang dilakukan oleh siapapun di Gereja Katedral dan di  manapun dalam wilayah negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila,” ungkap Romly, Minggu (28/3), dalam pernyataan sikap MUI Banten dan FKUB Banten terhadap peristiwa terorisme di kompleks Gereja Katedral, Makassar.

MUI, lanjutnya, telah mengeluarkan fatwa, bahwa hukum bom bunuh diri adalah haram dan umat Islam dilarang melakukannya.

“Tindakan terorisme dengan cara bom bunuh diri dengan tujuan untuk mencelakakan orang lain adalah perbuatan keji, dan bukan ajaran dari agama apapun,” ungkapnya.

Organisasi yang dipimpinnya, lanjut Romly, menyerukan kepada umat beragama agar tetap tenang, namun harus terus waspada seraya tetap memelihara kerukunan antarumat beragama.

“Mendesak kepada Pemerintah agar mengusut tuntas dan memberantas jaringan terorisme di Indonesia sehingga bangsa Indonesia terjamin keamanannya,” kata Romly. (aas)