Mukota Kadin Cilegon Bakal Panas, Abah Salim Tantang Sahruji

0
754 views
Ketua Kadin Kota Cilegon Sahruji saat memberikan sambutan pada acara Rapat Pimpinan Kadin Kota Cilegon beberapa waktu lalu. Foto: Bayu Mulyana/Radar Banten

CILEGON – Musyawarah Kota (Mukota) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cilegon bakal memanas. Sejumlah pengusaha Ciwandan beberapa kali menggelar konsolidasi dan menjagokan Abah Salim sebagai penantang Sahruji sebagai petahana ketua Kadin Cilegon.

Saat dikonfirmasi, Abah Salim mengaku telah siap untuk maju dalam kontestasi Mukota nanti. Menurutnya, kepercayaan para pengusaha merupakan amanah yang harus dibayar dengan komitmen dirinya. 

“Awalnya saya tidak tahu, tiba-tiba banyak pengusaha, bukan hanya dari Ciwandan, dari Cilegon, Merak, Grogol, mengamanatkan saya untuk nyalon. Kalau bermanfaat enggak apa-apa, itu kan amanah dari teman-teman,” ujarnya, Jumat (4/10).

Terakhir, pada silaturahmi pengusaha yang digelar di The Royale Krakatau Hotel, lanjutnya, ada sekira 200 pengusaha yang menyatakan dukungan. Bahkan, kata Salim, banyak di antara pengusaha yang menjadi pengurus Kadin di bawah kepemimpinan Sahruji.

Ia menduga, munculnya dukungan untuk maju pada dirinya karena para pengusaha menilai selama ini potensi industri yang ada di Kota Cilegon belum tersentuh secara optimal oleh para pengusaha-pengusaha, khususnya yang telah tergabung di dalam Kadin.

“Cilegon ini terkenal industri, industri berat sampai 600 lebih tapi kayaknya kurang dimanfaatkan oleh pengusaha-pengusaha. Teman-teman ingin ada perubahan ke depan di Kadin dan percaya ke saya,” tuturnya.

Diketahui, sejumlah tokoh politik juga turut berada di belakang pengusung Abah Salim sebagai kandidat calon ketua Kadin Kota Cilegon. Saat konsolidasi beberapa waktu lalu, tampak bakal calon walikota Iye Iman Rohiman, anggota Fraksi Golkar DPRD Cilegon Isro Miraj, Ketua DPC Partai Gerindra Hasbi Sidik dan sejumlah politisi lainnya.

Menurut Abah Salim, gerakan yang dilakukan oleh rekan-rekannya murni atas dasar keresahan dan spirit perubahan para pengusaha. Bukan masalah politik menjelang pilkada.

“Saya secara pribadi menegaskan ini gerakan pengusaha murni. Enggak ada unsur politik, sekalipun yang datang mempunyai background politisi, tapi mereka itu pengusaha,” ujarnya.

Terkait adanya sejumlah pengurus Kadin yang menyangsikan kepanitian Mukota, menurut Abah Salim, dalam pertemuan Rabu lalu tersebut, para pengusaha sekaligus pengurus meminta agar Sahruji membentuk ulang panitia Mukota.

Mereka menilai struktur kepanitiaan yang dipimpin oleh Isbatullah Alibasja cenderung pro terhadap Sahruji yang santer disebut akan kembali maju. “Jadi, para pengusaha meminta dibentuk ulang agar jangan terkesan kepanitian orang yang mendukung incumbent,” tuturnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Ketua Panitia Mukota Kadin Kota Cilegon Isbatullah menuturkan, pembentukan kepanitiaan telah melalui mekanisme yang sah dalam organisasi Kadin. Kepanitiaan pun, menurutnya, terus melakukan persiapan sejumlah hal yang dibutuhkan serta membangun komunikasi dengan pengurus Kadin Provinsi Banten.

“Senin depan kita rapat dengan Kadin Provinsi untuk finalisasi jadwal. Jika sudah clear, kita akan umumkan secara terbuka terkait tahapan-tahapan Mukota Kadin Cilegon. Kapan pendaftaran peserta, kapan pendaftaran calon, bagaimana syarat calon, dan lain-lain,” ujarnya.  (bam/ibm/ira)