Mulai Beroperasi, RSUD Kota Serang Belum Terima Pasien BPJS

Walikota Serang Tb Haerul Jaman dan Wakilnya Sulhi meninjau salah satu ruangan di RSUD Kota Serang saat peresmian beberapa waktu lalu.

SERANG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Serang telah resmi beroperasi mulai kemarin. Meski demikian, pada tahap awal pelayanan kesehatan di sana belum bisa dilakukan untuk pasien yang menggunakan BPJS Kesehatan.

Kepala Seksi Promosi yang notabene Humas RSUD Kota Serang Ubaedah mengatakan, hingga saat ini belum ada memorandum of understanding (MoU) antara Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang dan BPJS Kesehatan mengenai pasien BPJS Kesehatan yang dirujuk ke RSUD Kota Serang. Untuk itu, saat ini pasien BPJS Kesehatan belum dapat dilayani oleh RSUD Kota Serang. “Kami targetkan tahun ini MoU sudah jadi,” kata Ubaedah, Selasa (26/6).

Ubaedah menyatakan bahwa saat ini RSUD Kota Serang hanya menerima pasien dari umum. Namun, tarif pendaftaran sampai saat ini masih sangat murah, yaitu hanya Rp5.000 karena tarif tersebut masih mengacu pada Peraturan Daerah tentang Puskesmas. Sementara, tarif untuk rumah sakit sampai saat ini belum ada peraturan daerah yang mengatur masalah itu. Namun, tarif pendaftaran yang mengacu pada puskesmas itu sendiri belum termasuk biaya konsultasi dokter spesialis dan obat.

Ia mengungkapkan, pada hari pertama beroperasinya RSUD Kota Serang, belum ada satu pasien pun yang datang untuk berobat. Ia memperkirakan, hal itu disebabkan karena RSUD Kota Serang merupakan rumah sakit baru sehingga membutuhkan lebih banyak sosialisasi kepada masyarakat. Untuk itu, ke depan pihaknya akan memperbanyak sosialisasi sehingga keberadaan RSUD Kota Serang dapat diketahui secara luas oleh masyarakat.

Diketahui, RSUD Kota Serang telah tersedia polianak, THT, bedah, kandungan, gigi, dan mata. Pelayanan poli dilakukan pada pagi hari mulai pukul 08.00 sampai dengan 14.00. Sementara, instalasi gawat darurat (IGD) sudah bisa melayani selama 24 jam. “Untuk IGD sudah dishift dan berjalan,” ujarnya.

Direktur RSUD Kota Serang A Hasanudin mengatakan, secara bertahap fasilitas yang ada di RSUD Kota Serang akan terus ditambah dan ditingkatkan. Beberapa pos yang seharusnya diisi oleh pegawai juga sampai saat ini masih menggunakan tenaga harian lepas (THL). Ke depan kekurangan-kekurangan itu akan terus diperbaiki agar pelayanan kesehatan di RSUD Kota Serang dapat lebih maksimal. “Karena itu, kami membutuhkan bantuan dari semua pihak,” katanya. (RBG)