Mumpung Masih Bebas Denda, Segera Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Anda

0
1.451 views
Kepala Bapenda Banten Opar Sohari.

SERANG – Bulan pengampunan pajak masih berlaku hingga 31 Agustus 2017 mendatang.  Selama satu bulan ini, masyarakat wajib pajak mendapatkan pelayanan gratis bea balik nama kendaraan dan bebas denda pajak. Karena itu, Pemprov Banten dalam hal ini Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) berharap agar masyarakat mengoptimalkan program tersebut.

Kepala Bapenda Provinsi Banten Opar Sohari menjelaskan, sejak berlaku pada 15 Mei lalu,  program ini cukup mendorong pendapatan asli daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor.

“Cukup besar sumbangsih pendapatannya, masyarakat banyak manfaatin program ini buat bayar pajak,” ujar Opar kepada awak media di ruang kerjanya, Rabu (26/7).

Sayangnya, dalam kesempatan tersebut Opar mengaku tidak memegang data jumlah pendapatan selama program ini berlangsung, sehingga tidak bisa menyebutkan jumlah pendapatan kepada awak media.

Opar menjelaskan, program ini mengacu pada Peraturan Gubernur Banten Nomor 33 Tahun 2017 tentang Penghapusan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, Mutasi Masuk Dari Luar Daerah, dan Mutasi Dalam Daerah serta Penghapusan Sanksi Administrasi Atas Keterlambatan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor.

“Kegiatan ini bagaimana menarik para wajib pajak untuk menyelesaikan administrasi,” katanya.

Masyarakat bisa menikmati program tersebut dengan cara mendatangi kantor Samsat di seluruh daerah di Provinsi Banten, Unit Pelaksana Teknis, gerai, atau saat program Samsat Keliling (Samling).

Terkait target, berdasarkan target Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten tahun 2017, target pajak daerah Provinsi Banten sebesar Rp 5,4 triliun lebih. Hingga 14 Mei 2017, realisasi pajak harus mencapai Rp 1,829 triliun lebih atau 33,9 persen.

Opar melanjutkan, pajak kendaraan bermotor ditarget sebesar Rp 2,060 triliun lebih. Kemudian bea balik nama kendaraan bermotor ditarget Rp 1,959 triliun lebih. Selanjutnya, pajak air permukaan target Rp 30 miliar lebih dan realisasi Rp 11 miliar lebih, pajak bahan bakar kendaraan bermotor ditarget Rp 818 miliar lebih. Terakhir, pajak rokok target Rp 574 miliar lebih. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)