Mumu-Lian Kantongi Tiket Pilkada

0
1.395 views

CILEGON – Pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon jalur perseorangan Ali Mujahidin dan Firman Mutakin alias Mumu-Lian telah mengantongi tiket untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Cilegon tahun ini.

Diketahui, pada rapat yang berlangsung di aula kantor KPU Kota Cilegon terlihat jika dukungan pasangan Mumu-Lian yang dinyatakan memenuhi syarat sebanyak 39.262 dukungan. Jumlah ini melampaui syarat minimal yang disyaratkan KPU.

Sedangkan dua bakal paslon lainnya yaitu Malim Hander Joni-Hawasi Syabrawi dan  Lukman Harun-Nasir  mengantongi dukungan memenuhi syarat  masing-masing sebanyak 7.037 dukungan dan 8.935 dukungan.

Sedangkan syarat minimal agar bisa maju di Pilkada Kota Cilegon yang telah ditetapkan KPU Kota Cilegon adalah sebanyak 24.699 dukungan.

Sementara ini, dari tiga bakal calon perseorangan yang telah memenuhi syarat minimal hanya Mumu-Lian.

“Masih ada kesempatan untuk dua paslon, masa perbaikan sampai tanggal 28 Juli. Prosesnya masih sama ada tahapan vermin (verifikasi administrasi, ada tahapan verfak,” ujar Ketua KPU Kota Cilegon Irfan Alfi, Selasa (21/7).

Menurut Irfan, ketetapan akhir pasangan jalur perseorangan mana saja yang bisa melenggang di Pilkada Kota Cilegon usai masa perbaikan syarat dukungan selesai. Ia memperkirakan hal itu akan diumumkan pada Agustus.

Proses rapat pleno rekapitulasi dukungan bakal pasangan calon perseorangan tingkat kota diwarnai interupsi dari pasangan Malim Hander Joni-Hawasi Syabrawi dan Lukman Harun-Nasir. Keduanya menyampaikan keberatan terkait adanya paslon dan sejumlah pendukung yang tidak ditemui oleh petugas verifikasi faktual.

Namun kata Irfan, keberatan yang diutarakan dalam kesempatan rapat pleno itu tidak merubah hasil verifikasi faktual karena proses rekapitulasi telah dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat kelurahan hingga tingkat kecamatan.

“Karena proses itu sudah bisa dilakukan dari tanggal 24 sampai tanggal 11, semuanya mempunyai kesempatan untuk klarifikasi, cek internal, kita kan memberikan peluang untuk masing-masing merekap,” ujar Irfan.

Lolos dari syarat minimal, bakal calon Wakil Walikota Cilegon Lian Firman mengaku akan mengenyampingkan dunia entertainment agar bisa fokus di Pilkada Kota Cilegon.

“Saya anggap ini amanah dari masyarakat, untuk itu saya akan fokus pada pencalonan ini,” ujar Lian.

Pria yang lebih dikenal sebagai aktor dan pesinetron itu pun mengaku akan banyak menetap di Kota Cilegon untuk bisa lebih dekat dengan masyarakat.

“Bagi saya ini hal yang serius untuk membangun kota asal saya, karena saya asal dari Kota Cilegon, saya maju bukan karena si A si B tapi untuk membangun kota saya,” ujarnya.

Ditemui di sela-sela rapat pleno, bakal calon Walikota Cilegon Malim Hander Joni mempertanyakan bukti jika masyarakat yang telah menyerahkan dukungan didatangi oleh petugas untuk diverifikasi.

Ini lantaran, pihaknya mendapatkan laporan jika ada masyarakat yang merasa tidak didatangi sekalipun oleh petugas verifikasi faktual.

“Yang pasti ketua LO kita, sekretaris kita tidak diverfak,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Joni pun meminta bukti KPU Kota Cilegon yang memperkuat validitas hasil verifikasi faktual. Misalnya, jika ada dokumen dukungan kepadanya ditarik pemilik dokumen maka perlu ada bukti baik berupa dukungan maupun dalam bentuk lain.

Kendati menyampaikan sejumlah keberatan, Joni mengaku belum memutuskan untuk melayangkan gugatan terkait hasil verifikasi faktual, ia mengaku akan menjadikan persoalan itu sebagai pembelajaran.

Termasuk soal menyerahkan dokumen perbaikan, Joni mengaku akan membahas hal tersebut terlebih dahulu.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Lukman-Nasir, Mustauridi mengaku belum bisa menyatakan sikap terkait hasil rapat pleno itu karena ia tidak menghadiri langsung rapat tersebut.

Ia mengaku akan membahas di internal bersama jajaran tim dan LO. (bam/air)