Munculnya Pasangan Independen Dinilai Mendorong Tingkat Partisipasi Pemilih

Banlih Pilgub

SERANG – Akademisi FISIP Untirta, Leo Agustino menilai munculnya pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Banten jalur perseorangan atau independen dinilai akan meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pilgub 2017 mendatang.

“Menarik membahas Pilgub Banten 2017 yang akan datang. Sejauh ini ada empat pasangan calon jalur perseorangan atau independen, dan dari jalur partai ada beberapa nama yang akan muncul,” kata Leo kepada Radar Banten Online, Kamis (11/8).

Dampak positif, kata Leo, pertama, pesta demokrasi akan semakin meriah karena diikuti oleh beberapa kandidat.

“Kedua, Pilkada dengan banyak calon akan memberikan spektrum pilihan yang baik bagi pembelajaran elit maupun massa sebagai bagian dari proses demokratisasi,” katanya.

Selanjutnya, kata Leo, ketiga mendorong partisipasi publik yang lebih banyak karena pilihan tidak terkategori 4L (Lu lagi, Lu lagi).

“Dalam arti kata lain, partisipasi ini pula akan berlanjut dalam hal perencanaan, implementasi, dan evaluasi pembangunan,” katanya.

“Keempat, mendorong lahirnya ‘para penagih janji’ karena pemilih telah belajar dari Pilkada-Pilkada sebelumnya,” sambung Leo.

Diketahui, KPU Provinsi Banten, saat ini tengah melakukan verifikasi administasi terhadap dua pasangan calon jalur perseorangan yang sebelumnya dinyatakan lolos tahap pertama, yakni Yayan-Enong dan Dimyati-Yemmelia, sementara itu untuk bakal calon jalur Parpol, baru WH-Andika yang sudah mendapatkan tiga rekomendasi dari parpol pengusung yakni Hanura, Golkar dan Demokrat. (Fauzan Dardiri)