Mural Hilangkan Kesan Kumuh di Domas

PONTANG – Peserta Kampung Bersih dan Aman Kabupaten Serang 2019 terus melakukan berbagai persiapan untuk menciptakan kampung indah, bersih, dan aman. Di Kampung/Desa Domas, Kecamatan Pontang, karya seni lukis pada dinding menjadi andalan RW 03 untuk bisa berkompetisi dalam perlombaan ini.

Pantauan Radar Banten di perkampungan di ujung utara Kabupaten Serang ini, Jumat (16/8), mural karya warga dapat dengan mudah dijumpai, khususnya di RT 9 , RT 11, dan RT 12. Lukisan karya warga seperti bola dunia, bendera Merah Putih, bambu, udang, ikan koi, dan aliran sungai terpampang di dinding sepanjang jalan kampung. Di beberapa jalan, lukisan seperti sajadah 3D dan perahu juga dibuat warga di atas jalan. Lukisan-lukisan ini cermin mata pencarian warga Kampung Domas.

Sekretaris Desa Domas Syahroni mengungkapkan, lukisan mural ini menjadi andalan warga RW 03, Kampung Domas, untuk menghilangkan kesan kumuh. Lukisan-lukisan ini diharapkan mampu membuat perkampungan ini terlihat indah dan mempesona.

Di balik lukisan ini, lanjut Syahroni, ada misi khusus yang dibawa melalui Kampung Bersih dan Aman untuk warga Kampung Domas. Pemerintah desa dan pengurus RW serta RT tak hanya ingin menjadi pemenang. Tetapi, momen Kampung Bersih dan Aman Kabupaten Serang 2019 ini untuk membangkitkan semangat gotong royong, menumbuhsadarkan kepedulian warga terhadap lingkunganya, termasuk mengembangkan potensi sumber daya manusia khususnya para pemuda melalui seni lukis.

“Desa Domas melalui Kampung Domas RW 03 terus melakukan persiapan untuk berkompetisi dalam lomba Kampung Bersih dan Aman tahun 2019, Kabupaten Serang. Desa yang terkenal dengan kuliner ikannya ini, terus menggali potensi sumber daya manusianya untuk bisa bersaing dengan daerah lain,” terang Syahroni.

Menurutnya, untuk bisa berkompetisi dengan kampung lain, Kampung Domas mengandalkan kreativitas seni warganya untuk menciptakan kampung bersih aman dan nyaman.

“Kami mengandalkan keindahan kampung dengan karya seni lukis dari pemuda Kampung Domas. Selain itu, kami akan terus mengampanyekan lingkungan bersih di Desa Domas,” katanya.

Syahroni menambahkan, untuk menciptakan kampung aman, warga juga akan mengadakan siskamling secara rutin, membangun pos ronda, dan melakukan penyuluhan-penyuluhan tentang perbuatan melawan hukum. Ini dilakukan agar warga Domas sadar hukum. 

“Kelompok sadar hukum, sejauh ini belum terbentuk, tapi kelompok lingkugan sudah terbentuk, yakni Kelompok Mangrove,” terang Syahroni.

Kampung Bersih dan Aman Kabupaten Serang 2019 disambut positif oleh warga RW 03, Kampung Domas. Wandi, warga RT 09 RW 03, Kampung Domas, menyatakan kesiapannya berkompetisi dengan kampung lain.

“Kami berharap, dengan adanya lomba ini, kesadaran masayarakat dalam menciptakan kampung bersih dan aman terus meningkat,” ujarnya. (jay/ang/don)