Musda X, Suparman Terpilih Kembali Pimpin Golkar Lebak

0
837 views

LEBAK – Ketua DPD Golkar Kabupaten Lebak Suparman terpilih kembali secara aklamasi pada Musyawarah Daerah (Musda) X di Cemplang, Kecamatan Warunggunung pada Minggu (5/7). Suparman komitmen akan membesarkan partai beringin dan memenangkan pemilihan umum di Kabupaten Lebak.

“Agenda kita ke depan menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) dan pemilu 2024. Karena itu, kita siapkan kader-kader terbaik untuk mengikuti kontestasi politik,” kata Suparman di lokasi Musda X Partai Golkar.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris DPD Partai Golkar Banten Bahrul Ulum, Sekretaris DPD Golkar 2015 – 2020 Mas Yogi Rochmat, 28 pengurus kecamatan, dan sesepuh Partai Golkar Lebak. Usai terpilih secara aklamasi, Suparman mengumumkan posisi Sekretaris DPD Golkar Lebak periode 2020 – 2025, yakni Rully Sugiharto Wibowo.

“Sebagai kader partai, sebagai insan politik, dan pelaksana politik, saya harus selalu siap kalau ditugaskan partai untuk maju dalam pilkada yang akan datang. Tapi jangan harap bisa maju dan menang kalau tidak ada restu atau rekomendasi dari partai,” tegasnya.

Dalam waktu dekat, Ketua Fraksi Golkar Provinsi Banten ini akan melakukan konsolidasi organisasi. Karena DPP Partai Golkar menginstruksikan DPD Golkar untuk menyelenggarakan musyawarah kecamatan dan musyawarah desa hingga akhir 2020. Kader-kader Golkar terbaik akan menempati posisi strategis di struktur partai di tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten.

“Tugas terdekat kami menyelenggarakan Muscam dan Musdes. Targetnya, akhir Desember 2020 harus sudah selesai semua,” ujarnya.

Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Banten Bahrul Ulum menegaskan kembali konsolidasi organisasi agar dituntaskan. Dia ingin DPD Golkar Lebak menempatkan kader terbaik di tingkat kecamatan dan melakukan pemetaan basis-basis Golkar di 28 kecamatan. Harapannya, raihan suara dan kursi di DPRD Lebak dan Banten meningkat.

“Terkait raihan Golkar yang menurun di pemilu 2019, DPD Golkar Banten sudah melakukan evaluasi secara komprehensif. Salah satu penyebabnya, karena pemilu legislatif dan presiden disatukan, karena itu pada pemilu yang akan datang kita ingin pileg dan pilpres dipisah,” kata Ketua DPRD Kabupaten Serang ini.(Mastur)