Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya memotong tumpeng saat perayaan ulang tahun pertama Museum Multatuli, Kamis (21/2).

LEBAK – Lebak memiliki potensi wisata yang cukup lengkap di Provinsi Banten. Bahkan, Lebak memiliki destinasi wisata unggulan, yakni Museum Multatuli yang menjadi pintu gerbang dan magnet bagi wisatawan lokal dan mancanegara.

“Museum Multatuli menjadi salah satu icon atau simbol perlawanan terhadap sistem kolonialisme. Ini merupakan museum anti kolonialisme pertama di Indonesia,” kata Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya usai menghadiri peringatan satu tahun Museum Multatuli, Kamis (21/2).

Hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan Bank Indonesia Banten Rahmat Hernowo, sejarawan Bonnie Triyana, Halida Nuriah Hatta (putri proklamator Mohammad Hatta) dan Gustika Jusuf Hatta (cucu proklamator Mohammad Hatta). Pada kesempatan tersebut, Gustika didaulat sebagai narasumber dengan tema “Kolonialisme dalam Pandangan Generasi Milenial”.

Mantan anggota DPR RI ini mengungkap, Museum Multatuli kini telah magnet wisatawan untuk berkunjung ke Lebak. Museum ini menjadi pintu gerbang wisatawan ketika melakukan kunjungan wisata ke Lebak.

Selanjutnya, wisatawan bisa menikmati beberapa destinasi wisata di wilayah perkotaan, seperti Balong Rancalentah, Makam Pahlawan, dan rumah Multatuli. Tidak hanya itu, Lebak juga memiliki destinasi wisata budaya, yakni masyarakat adat Baduy, Curug Munding, dan wisata alam lain yang bisa ditempuh dalam waktu satu hari.

“Untuk itu, kami yakin dapat mewujudkan Lebak sebagai destinasi wisata unggulan nasional berbasis potensi lokal,” jelasnya.

Tahun ini, Pemkab Lebak menargetkan kunjungan wisatawan sebanyak satu juta orang. Target tersebut optimistis dapat dicapai. Apalagi, Lebak telah memiliki kalender wisata yang dapat menjadi referensi bagi wisatawan berkunjung ke Bumi Multatuli.

“Saya ingin masyarakat berpartisipasi aktif mendukung pemerintah daerah mempromosikan destinasi wisata unggulan di Lebak. Salah satunya, Museum Multatuli yang telah berusia satu tahun,” ungkapnya. (Mastur/Aas)