Musim Pandemi, Muswil PAN Banten Digelar Virtual

0
920 views
Agung Sukmana

SERANG – Musyawarah Wilayah (Muswil) VI PAN Provinsi Banten akan digelar pada 25 Juli mendatang di kantor DPW PAN Banten. Tahun ini, pelaksanaan muswil akan berbeda dengan lima muswil sebelumnya.

Muswil VI PAN digelar dengan secara virtual dengan zoom meeting. Para peserta muswil yang hadir di DPW PAN dibatasi, hanya sekitar 100 orang. Mereka adalah pengurus harian DPW PAN Banten dan perwakilan DPP. Sementara peserta lainnya yaitu DPD PAN kabupaten kota dan DPC PAN se-Banten di kantor DPD PAN kabupaten kota masing-masing. Mereka akan mengikuti muswil secara virtual dengan tetap mengindahkan physical distancing.

Ketua OC Muswil VI PAN Banten Agung Sukmana mengatakan, meski dilakukan secara virtual di tengah pandemi Covid-19 tidak mengurangi nuansa demokraktisnya. “Muswil tetap semarak kok,” ujarnya kepada Radar Banten, Rabu (15/7).

Agenda utama muswil adalah memilih formatur. Formatur ini adalah para kandidat yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua DPW PAN Banten periode 2020-2025. Setelah terpilih nama-nama formatur akan dikirim ke DPP untuk disetujui hanya empat formatur. Nanti, empat formatur ditambah satu orang perwakilan dari DPP akan memilih dan menyepakati ketua DPW PAN Banten. “Mereka (tim formatur-red) berembug dan memilih ketua dari tim formatur itu,” tegas Agung.

KETUA FRAKSI AMBIL FORMULIR

Sementara itu, pendaftar bakal calon ketua bertambah lagi. Kemarin (15/7), giliran Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Cilegon Edison Sitorus yang mengambil formulir pendaftaran sekira pukul 16.00 WIB. Edison akan bersaing dengan tiga kandidat lainnya yang sudah mengambil formulir yaitu Bendahara Umum DPW PAN Banten Dede Rohana Putera, Walikota Serang Syafrudin, dan Ketua DPD PAN Pandeglang Hadi.

Sementara Ketua DPW PAN Banten periode 2015-2020, Masrori dikabarkan hari ini akan mengambil formulir pendaftaran. Agung Sukmana mengatakan, pihaknya juga mendengar kabar itu. “Ya, saya juga dengar, Masrori besok (hari ini-red) mau mengambil formulir,” kata Agung.

Agung mengatakan, semua kandidat yang mendaftar tidak dipungut biaya. Hanya saja, mereka diharuskan menyerahkan 150 paket sembako. Nanti, paket sembako itu akan dibagikan kepada warga kurang mampu. (alt/nda)