Musim Penghujan, Warga Kibin Takut Banjir

Ilustrasi

KIBIN – Saat musim penghujan datang, sejumlah warga Kecamatan Kibin khawatir akan datangnya banjir. Hal tersebut disebabkan, rumah warga berdekatan dengan Sungai Ciujung.

Salah satu warga Desa Sukamaju, Kecamatan Kibin, Solehudin Amir mengatakan, setiap tahun sebagian daerah Kecamatan Kibin mengalami banjir. “Banjir seolah menjadi masalah musiman yang ditakuti warga,” ujar Solehudin kepada Radar Banten di salah satu rumah warga saat hujan mengguyur, Sabtu, (7/11/2015).

Kata Solehudin, kampung yang paling rawan kena banjir yakni Kampung Kuwao, Kampung Selikur, Kampung Kedaleman, Kampung Laes Lambo, Kampung Laes Etan, Laes Kepaksan, dan Laes Tengah. “Saat ini memang belum terjadi banjir, karena hujan belum sering mengguyur dan (debit air) Sungai Ciujung masih kecil,” katanya.

Ia menjelaskan, banjir datang saat debit air Sungai Ciujung membesar dan melewati tanggul. “Saluran drainase air di masing-masing depan rumah warga juga tersendat lumpur. Genangan air di depan rumah terjadi, saat musim hujan datang,” jelasnya.

Tanggul yang ada, lanjutnya, tidak menjamin bisa membendung air Ciujung untuk tidak masuk permukiman warga. “Tanggul retak dan tanah tidak menyatu sehingga mudah roboh, ketinggiannya juga kurang,” lanjutnya.

Senada dikatakan Nariyudin, warga Kampung Laes Tengah. Ia berharap, pemerintah daerah membangun tanggul Sungai Ciujung secara permanen. “Tanggul yang ada dibuat warga secara gotong royong, mudah-mudahan di kepemimpinan baru tanggul bisa dibangun pemerintah,” harapnya. (RB/mg15/air/ags)