Naik Angkot Si Benteng Cuma Rp2.000

0
1973
Wakil Walikota Tangerang Sachrudin menjajal angkot Si Benteng saat meresmikan operasional Si Benteng di Terimnal Cimone, Minggu (10/1).

TANGERANG – Setelah sempat tertunda, akhirnya angkot Si Benteng resmi beroperasi. Angkutan umum ini yang menjadi penghubung dengan bus rapid transit (BRT).

Wakil Walikota Tangerang Sachrudin mengatakan, Si Benteng merupakan upaya Pemkot Tangerang memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman dan murah bagi masyarakat Kota Tangerang.

“Sopirnya sendiri dari angkot-angkot yang kita reduksi. Jadi tidak kita hilangkan mereka. Justru kita tingkatkan kesejahteraannya dengan sistem penggajian. Kalau kita lihatkan, sopir angkot penghasilannya saat ini di bawah Rp 100 ribu. Kalau sekarang pendapatannya lebih pasti,” kata Sachrudin usai meresmikan angkot Si Benteng di Terminal Cimone, Minggu (10/1).

Sachrudin menambahkan, saat ini sudah ada 80 armada Si Benteng yang siap beroperasi. Dengan armada baru ini maka hampir 50 persen angkot tidak laik jalan yang masih beroperasi direduksi atau digantikan keberadaannya oleh Si Benteng.

“Si Benteng ini sangat nyaman sekali. Selain baru dan ber-AC, sopirnya profesional dan berpengalaman. Fasilitasnya modren, ada tempat charger handphone bagi penumpang,” ungkapnya.

Direktur Utama PT TNG Edi Candra menjelaskan, saat sosialisasi dalam satu minggu ke depan Si Benteng dapat dinikmati masyarakat secara gratis. Setelah itu masyarakat hanya membayar tarif Rp2.000 sekali perjalanan.

“Jadi hanya bayar Rp2.000. Masyarakat yang ingin menaiki BRT tidak perlu repot karena Si Benteng terkoneksi dengan BRT di Kota Tangerang,”ungkapnya.

Ia menjelaskan, saat ini sistem pembayaran Si Benteng dapat menggunakan uang tunai, tetapi ke depan masyarakat akan diajak untuk menggunakan sistem pembayaran non tunai.  “Untuk tiga bulan kedepan sistem ini akan dimantapkan. Masyarakat dapat membayar menggunakan berbagai aplikasi, seperti Ovo, GoPay, dan pembayaran non tunai lainnya yang kami sediakan,”tuturnya.

Kepala Dinas Perhubungan Wahyudi Iskandar menerangkan, trayek Si Benteng yaitu GOR Gandasari-Simpang Gajah Tunggal, Simpang Gajah Tunggal- Kampung Ledug Asem, Bulakan-Tiptop Taman Cibodas, dan Cimone- Soleh Ali. “Angkot Si Benteng akan terkoneksi dengan BRT, artinya masyarakat dapat menunggu si Benteng di halte BRT atau di halte yang sudah disediakan khusus Si Benteng,”tutupnya. (rbnn/bie)