Nakes Positif, Layanan Puskesmas Walantaka Ditutup

0
635 views
Kepala Dinkes Kota Serang M Ikbal

SERANG – Satu tenaga kesehatan (nakes) di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Walantaka berinisial KHI (33) terkonfirmasi positif Covid-19. Akibatnya, layanan Puskemas tersebut sementara waktu ditutup. 

Nakes berjenis kelamin perempuan itu dinyatakan positif Covid-19, usai hasil tes swab keluar pada 2 Oktober lalu. Kini, warga Kelurahan Pipitan, Kecamatan Walantaka dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG) itu sedang menjalani isolasi mandiri. “Kini KHI menjalani isolasi mandiri di kediamannya,” ujar Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Serang W Hari Pamungkas kepada Radar Banten, Minggu (4/10).

Hari mengatakan, atas kejadian itu Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang memutuskan layanan kesehatan di Puskesmas Walantaka ditutup sementara waktu. Untuk masyarakat Kecamatan Walantaka, bisa mengakses layanan rawat jalan dan rawat inap di Puskesmas Kalodran dan Puskesmas terdekat. “Informasinya, untuk sementara layanan Puskesmas ditutup sementara,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinkes Kota Serang M Ikbal mengatakan, selama penutupan layanan Puskesmas Walantaka akan dilakukan disinfeksi di seluruh ruangan puskesmas. “Untuk sementara (penutupan-red) tiga hari sembari melihat hasil pemeriksaan PCR ya,” katanya.

Ikbal mengatakan, Dinkes telah melakukan tracing terhadap orang-orang yang kontak langsung dengan KHI, termasuk melakukan penyemprotan ke Puskesmas Walantaka dan kediaman pasien. “Tracking sudah, pasien juga telah isolasi mandiri,” katanya.

Hingga kemarin, berdasarkan data Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Serang, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang sebanyak 271 pasien. Rinciannya, 34 dalam perawatan, 114 pasien isolasi, 114 pasien sembuh dan 9 pasien meninggal dunia. (fdr/nda)