Nambo Ilir Jadi Percontohan Kampung Tangguh

0
959 views
Dirbinmas Polda Banten Ricky Yanuarfi meninjau lokasi Kampung Tangguh di Desa Nambo Ilir, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Senin (8/6).

SERANG – Polda Banten menunjuk Desa Nambo Ilir, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang menjadi pilot project (percontohan) Kampung Tangguh nasional. Desa ini akan menjadi binaan kesiapan menghadapi situasi pandemi Covid-19.

Kemarin, Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Banten Kombes Pol Ricky Yanuarfi meninjau lokasi Kampung Tangguh di Desa Nambo Ilir. Hadir juga Direktur Radar Banten Mashudi, Dewan Redaksi Radar Banten M Widodo Camat Kibin Imron Ruhyadi, jajaran Muspika Kecamatan Kibin, dan Kepala Desa Nambo Ilir Syahriyudin.

Ricky Yanuarfi beserta rombongan meninjau fasilitas sosial dan fasilitas umum yang ada di Desa Nambo Ilir. Seperti taman baca masyarakat (TBM), pos keamanan, tanaman hidroponik, hingga rumah isolasi mandiri.

Ricky mengatakan, Polri mempunyai program Kampung Tangguh nasional. Sesuai arahan Kapolri, kata dia, setiap daerah diharuskan menyiapkan desa untuk dijadikan Kampung Tangguh. “Kita pilih Nambo Ilir untuk menjadi pilot project Provinsi Banten, mudah-mudahan bisa terlaksana,” katanya.

Kata dia, Nambo Ilir sudah mempunyai modal untuk menjadi Kampung Tangguh. Karena, desa ini merupakan juara pertama dalam ajang lomba kampung bersih dan aman (LKBA) tingkat Kabupaten Serang pada 2019. “Di Desa ini sudah jelas memenuhi kriteria aman dan bersih,” ujarnya.

Namun, kata dia, di desa tersebut harus dipersiapkan sarana ketahanan pangan dan penanganan Covid-19. Terutama, pemahaman masyarakat terkait protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. “Karena Covid-19 ini benar-benar berdampak, nanti akan dilakukan pembinaan yang melibatkan semua unsur,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Radar Banten Mashudi mengatakan, karena pernah menjadi juara umum LKBA, kriteria Kampung Tangguh mayoritas sudah ada di Desa Nambo Ilir. Mulai dari partisipasi masyarakat, soal keamanan, hingga kebersihan. “Karena partisipasi masyarakat itu modal yang kuat untuk menjadi Kampung Tangguh, soal keamanan dan kebersihan juga semuanya diinisiasi oleh masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan, di desa tersebut tinggal bagaiamana meningkatkan pengetahuan masyrakat terkait penanganan Covid-19 dan ketahanan pangan masyarakat. “Saat sektor ekonomi lumpuh, masyarakat harus tetap berdaya, jangan sampai ada warga yang tidak makan, ini menjadi beberapa kriteria Kampung Tangguh,” ujarnya.

Camat Kibin Imron Ruhyadi mengatakan, pihaknya akan memfasilitasi program tersebut supaya Desa Nambo Ilir dapat menjadi yang terbaik tingkat Nasional. Menurut dia, dengan modal menjadi juara umum LKBA, Desa Nambo Ilir bisa menjadi Kampung Tangguh nasional. “Kita akan tingkatkan lagi partisipasi masyarakat, juga pemahaman mereka bagaimana menjadi Kampung Tangguh nasional,” katanya.

Kepala Desa Nambo Ilir Syahriyudin mengatakan, pihaknya akan berupaya untuk meningkatkan segala fasilitas di Desa Nambo Ilir untuk menjadi Kampung Tangguh. Kata dia, ada empat RT dalam satu RW yang disiapkan yakni Kampung Panembong Curug. “Kita sudah ada fasilitas taman baca, saung kreatifitas, taman bermain, ternak lele, hidroponik,” katanya.

Kata dia, modal utama yang dimiliki Desa Nambo Ilir yakni partisipasi masyarakat yang cukup tinggi terutama dari kalangan pemuda. Itu terbukti pada perlombaan LKBA yang menghantarkan Desa Nambo Ilir menjadi juara umum. “Masyarakat kami sangat antusias menyambut program ini,” pungkasnya. (Rozak)