Napi Lapas Serang Kendalikan Ganja 3 Karung

SERANG – Pengendali ganja tiga karung yang diungkap Ditresnarkoba Polda Banten di Kampung Padurung Wetan, RT 02 RW 04, Desa Sukamenak, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Senin (9/9), ternyata berasal dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Serang. Pelaku berinisial AA mengendalikan narkoba jenis tanaman tersebut dari dalam penjara.

“Iya betul pengendalinya merupakan napi dari Lapas Serang. Inisialnya AA,” ujar sumber Radar Banten di Ditresnarkoba Polda Banten yang enggan disebut namanya, Selasa (10/9).

AA diduga mengendalikan ganja tersebut melalui komunikasi telepon. Dia menyuruh orang dari luar untuk mengatur ganja agar sampai ke Kota Serang sebelum akhirnya dibawa ke Cikeusal, Kabupaten Serang. “Surat untuk pemanggilan ke Lapas Serang sudah kami kirim. Kami tinggal menunggu dari pihak sana (Lapas Serang-red) mengenai proses pemeriksaan,” katanya.

Sementara Kepala Satuan Pengamanan Lapas Kelas II A Serang M Askari yang dihubungi secara terpisah mengaku tidak akan menghalangi upaya kepolisian dalam menyelidiki dugaan keterlibatan napi Lapas Kelas II A Serang mengendalikan narkoba. “Kami akan bekerja sama kalau ada warga binaan sini (Lapas Serang-red) ada yang terlibat,” kata Askari kepada Radar Banten, Senin (9/9).

Dia mengatakan, pihaknya telah melakukan pengawasan terhadap napi di Lapas Kelas II A Serang agar tidak membawa barang terlarang dari luar. Bentuk pengawasan salah satunya razia rutin dalam setiap pekan. “Kami selalu mengadakan razia rutin,” tutur Askari.

Terungkapnya kasus ganja tiga karung ini bermula dari penangkapan pria berinisial MER (24). Dia ditangkap di area Terminal Pakupatan, Kelurahan Penancangan, Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang, Sabtu (7/9) pukul 17.00 WIB. Dari tangan warga Desa Sukamenak, Kecamatan Cikeusal, itu polisi mengamankan barang bukti satu bungkus berisi 500 gram sabu-sabu. “Ini (pengungkapan ganja-red) dari pengungkapan hari Sabtu lalu dengan barang bukti sabu 500 gram di Pakupatan,” kata Direktur Resnarkoba Polda Banten Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Yohanes Hernowo.

Dari keterangan MER, polisi mendapati informasi mengenai akan ada pengiriman narkoba jenis ganja ke Serang. Narkotika golongan satu tersebut diinformasikan akan dikirim melalui paket pengiriman dari luar daerah. “Dikirimnya lewat paket,” kata Yohanes.

Setelah ganja tiba di Kota Serang, keempat pelaku masing-masing JN (48) dan EO (24) warga Cikeusal dua pelaku lain RI (25) dan DI warga Petir, Kabupaten Serang, mengambilnya menggunakan minibus. Barang-barang tersebut lalu dibawa ke kebun di Kampung Padurung Wetan, Kecamatan Cikeusal, atau persis di samping rumah pelaku JN. “Dimasukkan ke dalam septic tank (kakus-red) agar tidak ketahuan warga,” kata Yohanes.

Informasi didapatkan dari pelaku, ganja akan diedarkan di wilayah Banten dan Jakarta. Puluhan kilogram ganja itu akan dipecah menjadi paket-paket kecil sebelum diedarkan. (mg05/alt/ags)