Operasi keselamatan kalimaya 2018 yang digelar oleh Satuan Lalu Lintas Polres Cilegon di depan Terminal Terpadu Merak (TTM) Kota Cilegon, Selasa (6/3).

CILEGON – Puluhan kendaraan roda dua terjaring operasi keselamatan kalimaya 2018 yang digelar oleh Satuan Lalu Lintas Polres Cilegon di depan Terminal Terpadu Merak (TTM) Kota Cilegon, Selasa (6/3).

Kendaraan yang terjaring bukan hanya dari pengendara warga lokal Kota Cilegon. Namun juga banyak dari luar provinsi Banten. Mengingat titik lokasi razia di Jalan Raya Cilegon-Merak ini sudah mendekati pintu gerbang pelabuhan ASDP Merak.

Pengguna kendaraan kalang kabut melihat adanya operasi itu. Bahkan diduga ada diantaranya yang berhenti sejenak menunggu hingga razia tersebut usai. Tak sedikit juga yang nekat berbalik arah meskipun penggunaan hanya satu jalur.

Kasat Lantas Polres Cilegon Akp Fikri Ardiansyah mengatakan ada sebanyak 20 personil polisi dari satlantas Polres Cilegon yang diterjunkan mengawal berjalannya operasi keselmatan kalimaya 2018 itu. Turut dibantu juga oleh personil dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon.

“Operasi keselamatan kalimaya 2018 ini tujuannya untuk mengajak masyarakat agar lebih tertib dalam berlalu lintas. Sasarannya penindakan kendaraan roda dua yang pengendaranya tidak menggunakan helm kendaraan roda empat yang tidak menggunakan safety belt,” ujarnya.

Ia menyebut ada sebanyak 75 kendaraan yang diberikan sanksi tilang. Sebanyak 15 unit kendaraan roda dua ditahan untuk sementara waktu karena pengendaranya tidak dapat memperlihatkan kelengkapan surat-suratnya. Sisanya dari pengendara yang tidak membawa SIM dan STNK.

“Operasi ini sudah kita mulai dari dari tanggal 5 kemarin dan akan terus berlangsung sampai 21 hari kedepan yaitu tepatnya 25 Maret. Maka dari itu kami himbau kepada masyarakat agar mematuhi aturan berlalu lintas dan selalu membawa kelengkapan surat-suratnya,” katanya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)

BAGIKAN