Ngaku Anggota Tim Saber Pungli, Seorang Guru Ngaji Peras Pejabat Dinas

0
384 views
ilustrasi (foto: istimewa)

Deni Permana (36), warga Jalan Pangaduan Heubel, Kelurahan Situ Kecamatan Sumedang Utara yang dikenal dilingkungannya sebagai guru ngaji nekat mengaku menjadi anggota Tim Satuan Beratantas (Saber) Pungli Mabes Polri untuk memeras pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumedang.

Kejahatan Deni pun akhirnya terbongkar dan kemudian diamankan oleh Tim Saber Pungli Kabupaten Sumedang. Ketua Satgas Saber Pungli Kabupaten Sumedang Kompol Rendra Oktha menuturkan, tersangka melakukan aksinya dengan mengaku sebagai anggota polisi berpangkat AKBP.

“Tersangka datang ke kantor dinas tersebut, mengancam ke Kadis akan ada OTT (Operasi Tangkap Tangan) oleh tim II. Lalu meminta uang senilai satu unit mobil agar bisa mengkondisikan OTT tersebut. Kadis yang saat itu mengaku pikirannya sedang labil karena anaknya yang sakitkeras pun menyerahkan uang Rp 127 juta,” katanya kepada wartawan, Jumat (13/1) seperti yang dilansir dari JawaPos.com.

Dia menambahkan, uang tersebut diberikan sebanyak dua kali, yakni Rp 100 juta dan Rp 27 juta. Trasnaksi dilakukan di wilayah Gunung kunci. Rendra menjelaskan penangkapan tersebut adalah dari laporan korban dan pihaknya langsung melakukan pengembangan. “Tersangka ditangkap kemarin (Kamis, 12/1) di rumahnya,” ujarnya.

Dari hasil penangkapan itu polisi mengamankan barang bukti uang tunai Rp 90 juta dan sebuah HP milik tersangka. Dikatakan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Bukan tidak tidak mungkin tersangka bukan kali ini saja melakukan aksinya.

Dia juga mengatakan, tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain. “Dari pihak dinas juga kita lakukan pemeriksaan,” katanya lagi.

Akibat perbuatannya tersebut tersangka dijerat Pasal 378 KUH Pidana dengan ancaman hukuman penjara selama empat tahun. (gun/yuz/JPG)