Ngaku Dapat Bisikan Gaib, Ronal Tusuk Kakak Ipar Bertubi-tubi

TANGERANG – Malang betul nasib Muhamad Hamid (27) dan Herman (36), korban penusukan yang dilakukan adik iparnya Ronal Aminta (31) warga Kampung Uwunghilir, Kelurahan Cibodas, Kecamatan Cibodas, Sabtu (28/4) lalu.

Kapolsek Jatiuwung Kompol Eliantoro yang dikonfirmasi Selasa (1/5) membenarkan kejadian tersebut. Dirinya mengatakan, kejadian penusukan itu terjadi sekira pukul 06.00 WIB. ”Korban penusukan ada dua orang yakni Muhamad Hamid (27) dan Herman (36) yang keduanya merupakan kakak ipar pelaku,” kata Eliantoro.

Dijelaskan, kronologi penusukan terjadi saat Hamid sedang tertidur di kamarnya, entah dengan motif dan bisikan apa pelaku langsung menusuk Hamid secara bertubi-tubi. ”Jadi begitu pelaku masuk ke kamar, langsung menindih Hamid yang sedang tidur dan kemudian menusuknya berkali-kali,” jelasnya.

Sementara untuk kakak dari Hamid, yakni Herman (36) yang melihat keributan itu langsung masuk ke kamar untuk melerai, namun sial dirinya juga langsung ditusuk pelaku. ”Setelah ditusuk, Herman sempat melarikan diri dan meminta tolong warga, pelaku juga langsung melarikan diri bersamaan dengan itu,” ungkap Kompol Eliantoro dari cerita korban.

Sementara itu, dengan laporan tersebut petugas langsung mengamankan pelaku tak lama setelah kejadian. ”Saat diamankan hingga sekarang, pelaku masih ngamuk-ngamuk, sepertinya dia terganggu jiwanya. Rencananya kami akan melakukan pemeriksaan kejiwaan korban besok,” ujarnya.

Sedangkan dari keterangan pelaku, penusukan dilakukan lantaran pelaku mendapat bisikan gaib untuk melakukan hal tersebut. Namun keterangan itu masih didalami petugas. ”Kami masih mendalami, namun dugaan sementara lantaran faktor ekonomi, kami juga sudah meminta keterangan saksi-saksi yang ada di tempat kejadian saat penusukan. Yang sudah kami mintai keterangan Haer (55) orangtua Hamid dan istri pelaku Eye Sarnah,” jelasnya. (mg-08/RBG)