Ngaku Polisi, Ancam Tembak Warga

0
2549
Petugas SPBU memberikan keterangan terkait ancaman terhadap dirinya, di SPBU Kampung Rumbut, Desa Kadu Agung Barat, Kecamatan Badak, Kabupaten Lebak, Selasa (4/5).

LEBAK – Sebuah rekaman aksi koboy seseorang yang mengaku anggota Polda Banten di SPBU Kampung Rumbut, Desa Kadu Agung Barat, Kecamatan Badak, Kabupaten Lebak, viral di media sosial (medsos). Lelaki yang mengendarai mobil Toyota Avanza bernopol B 2841 WAC itu memukul dan mengancam menembak seorang pemotor.

Insiden itu terjadi pada Senin (3/5), sekira pukul 18.15 WIB. Aksi arogan pria yang belum diketahui identitasnya itu terekam oleh kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV). Rekaman berdurasi 59 detik itu kemudian diunggah dan viral di medsos.

Sementara itu, sosok pemotor dalam rekaman tersebut adalah M. Dia mengaku sebelum kejadian tengah mendorong motor rekannya dari arah Mandala menuju Kecamatan Warunggunung. Sebab, motor milik rekannya kehabisan bahan bakar.

Motor rekannya itu didorong M menggunakan kaki kirinya sembari mengendarai motor miliknya. Dua sepeda motor itu kemudian melaju berdampingan di Jalan Raya Pandeglang-Rangkabistung.

Saat bersamaan, sebuah mobil Toyota Avanza silver menyalip keduanya. Diduga kaget, mobil tersebut terlalu melebar ke kanan jalan.

Tanpa disadari M, pengemudi mobil tersebut membuntuti keduanya hingga mengisi bensin. Pengemudi mobil itu kemudian membuka pintu mobil dan mengenai badan M. Pengemudi itu pun langsung mengaku anggota Polda Banten dan mengancam akan menembak korban. “Silahkan Pak tembak saja, saya hanya orang miskin,” ulang M kepada pelaku saat dihubungi Radar Banten, Selasa (4/5).

Tidak hanya diancam, korban juga mendapatkan pukulan di bagian muka sebanyak tiga kali dari sopir yang mengaku anggota polisi tersebut. Bahkan, sebelum pergi dari SPBU Rumbut, pelaku memotret wajah M.

“Tiga kali ditonjok sama orang itu. Saya hanya pasrah aja,” ungkapnya.

M kemudian menceritakan kejadian nahas tersebut kepada bosnya DN. DN tidak tinggal diam, dia langsung ke SPBU Rumbut untuk melihat CCTV. Pengelola SPBU kemudian menunjukkan rekaman kamera pengawas tersebut. Video tersebut disebar ke beberapa kolega dan informasinya nomor polisi yang digunakan pengemudi Avanza tersebut tidak terdaftar alias bodong. “Iya, kejadiannya persis seperti itu. Karenanya, saya viralkan videonya agar pelaku bisa ditindak tegas,” harap DN.

Kasat Reskrim Polres Lebak Inspektur Polisi Satu (Iptu) Indik Purnomo mengaku, telah mendatangi lokasi kejadian dan menggali informasi mengenai kejadian tersebut.

“Monitor, kita lagi lidik (penyelidikan-red),” ungkapnya singkat. (tur/nda)