Nih Penyebab Harga Cabai Melonjak Dua Kali Lipat

0
531 views

SERANG – Selain di Kota Cilegon lonjakan harga cabai pun terjadi di Kota Serang. Berdasarkan pantauan di Pasar Induk Rau Kota Serang, lonjakan harga cabai mencapai dua kali lipat.

Sama seperti di Kota Cilegon, saat ini harga cabai di Pasar Induk Rau Kota Serang mencapai Rp 120 ribu per kilo gramnya. Harga tersebut dua kali lipat lebih besar dari harga sebelumnya.

Ojak, salah satu pedagang cabai menuturkan, harga cabai rawit terus meningkat saat awal tahun baru 2017. Harga cabai rawit yang sebelumnya dijual Rp 60 ribu per kg. “Saya belanjanya di Jakarta, dari sana harganya Rp 100 ribu, Sampai sini semakin mahal, kan kami itung bensin dan lain-lainnya,” katanya. Rabu (4/1).

Menurut Ojak, dari informasi yang diperolehnya dari sejumlah pedagang dan petani cabai, melejitnya harga cabai tersebut karena terjadinya gagal panen dan serangan penyakit pada tanaman cabai para petani.

Melejitnya harga cabai tersebut pun dikeluhkan oleh Ojak dan sejumlah pedagang cabai. Pasalnya, harga tersebut membuat penjualannya menurun. Biasanya membeli 1 kg cabai, para pembeli hanya membeli 1 ons

“Banyak yang busuk, soalnya pembeli belinya 1 ons, biasanya 1 kg,” ujarnya.

Saat ini, di Pasar Induk Rau, untuk harga cabai merah besar naik menjadi Rp 40 ribu dari Rp 30 ribu per kg, cabai rawit ijo Rp 80 ribu dari Rp 30 ribu per kg, dan cabai keriting Rp 60 ribu dari Rp 30 ribu per kg.

Mewakili para pedagang dan petani cabai, Ojak berharap pemerintah dapat menyiapkan lahan untuk para petani agar dapat menanam cabai, sehingga tidak perlu jauh-jauh belanja di luar Banten. Karena dengan belanja di dalam daerah, harga pun akan semakin murah.

Untuk membeli barang dagangan, para pedagang saat ini harus bertolak ke Jakarta, Tanah Tinggi, Bandung dan Cibitung. “Kami kan orang Banten, jadi maunya belanja di Banten saja,” katanya.

Sementara itu, dikesempatan lain, Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Kota Serang, Handriyan Mugin mengatakan, harga cabai rawit memang sudah mencapai Rp 100ribu per kg. Hal tersebut dikarenakan stok berkurang dan pengiriman barang terganggu karena jalur terhambat liburan tahun baru.

“Harga tersebut baru hari ini naiknya. Faktornya hanya karena distribusi saja, kalau untuk cuaca saya rasa tidak” katanya.

Terkait kenaikan harga cabai yang terus melambung tinggi, pemerintah sendiri berencana melakukan import cabai untuk meredam kenaikan harga cabai di Kota Serang. Pasar memerlukan tambahan suplai. Namun, pihaknya menyerahkan masalah import tersebut sesuai kewenangan Pemerintah pusat.

“Kami tidak punya kewenangan untuk itu. Tapi kayanya tidak akan terjadi karena ini hanya masalah distribusi saja. Setelah distribusi lancar, mudah-mudahan seminggu kedepan harga kembali normal,” ungkapnya. (Wirda)