Nilai UN Tetap Jadi Syarat Masuk PTN

0
579 views
M. Nasir

JAKARTA – Keputusan pemerintah tetap memberlakukan ujian nasional (UN) ditambah ujian sekolah berstandar nasional (USBN) mengubah kebijakan penerimaan mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Menurut Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir, persyaratan utama masuk PTN tetap menggunakan nilai UN. Sedangkan nilai USBN tidak menjadi persyaratan utama.

“Awalnya kan Mendikbud merencanakan UN dimoratorium, tapi kemudian presiden tidak setuju dan tetap memberlakukan UN. Nah ini membuat kebijakan Kemenristekdikti juga berubah. Itu sebabnya, seleksi masuk PTN tetap menggunakan standar UN,” kata Nasir di Jakarta, Jumat (13/1).

Sedangkan USBN, menurut Nasir, belum dijadikan standar karena program baru dan hasilnya belum teruji hasilnya.

Nasir menyayangkan kebijakan Kemendikbud yang memberikan kesempatan kepada siswa memilih mata pelajaran (mapel) untuk bahan UN di luar materi wajib, yakni matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris.

“Kalau tahun sebelumnya kan, mapel UN ada enam. Sekarang, tinggal empat karena siswa disuruh memilih. Nah ini akan menyulitkan siswanya nanti saat di PTN,” ujarnya.

Nasir mencontohkan, calon mahasiswa ingin masuk fakultas teknologi informatika.

Tetapi, mapel yang dipilih saat UN adalah biologi.
Hal itu akhirnya menyulitkan dirinya sendiri.

“Ini harus dicarikan solusinya agar siswa tidak kesulitan saat masuk PTN,” tandasnya. (esy/JPNN)