NMax Masih Jadi Maskot Penjualan Yamaha

SERANG – Keberadaan skuter automatic (skutik) memang sedang marak digandrungi oleh masyarakat Indonesia, karena memberikan kemudahan berkendara terutama bagi para pengendara pemula. Maka varian skutik yang elegan telah pula menjadi salah satu preferensi konsumen di Tanah Air.

Salah satu pabrikan ternama, PT Yamaha Motor Indonesia (YMI) pun pada tahun lalu meluncurkan produk skutik elegannya yakni Yamaha NMax 150cc. Meskipun memiliki kompetitor yang menyerupainya, namun Yamaha NMax masih memiliki keunggulan untuk desain dan harga.

“Untuk produk Yamaha NMax 150cc memiliki keunggulan model yang lebih sporty dibanding kompetitornya. Selain itu, untuk harga Yamaha NMax juga masih lebih murah dibanding kompetitornya. Meskipun murah tapi bukan murahan,” kata Lukman selaku Kepala Cabang Yamaha Putera Serang, Jumat (26/8).

Yamaha NMax 150cc yang dibanderol seharga Rp24 juta sampai Rp28 jutaan sendiri memiliki dua tipe yakni Yamaha NMax ABS dan non ABS, yang memiliki perbedaan hanya terletak pada sistem pengereman ABS saja, yang mana sistem ABS memiliki perangkat operasionalnya dan media ABS-nya seperti ECU ABS.

Yamaha NMax non ABS juga memiliki berat lebih ringan yakni 1 kg jika dibandingan dengan Yamaha NMax ABS. Sedangkan untuk perfomanya bisa dibilang kedua jenis motor ini memiliki persamaan, keduanya telah disematkan sebuah mesin 150cc yang mampu mencapai tenaga maksimal hingga 11.1 kW di putaran 8000 rpm serta torsi maksimalnya mencapai 14.4 Nm di putaran 6000 rpm. Serta tanki bensin yang mencapai 6,2 liter.

Yamaha NMax hadir dengan warna-warni yang elegan di antaranya Supreme Gunmetal, Zenith Black, Climax Red, dan Premier White.

“Bagasi NMax juga luas banget, bisa masuk helm teropong besar (full face),” ucapnya.

Sementara itu, di Kota Serang untuk setiap harinya minimal dapat menjual Yamaha NMax satu sampai tiga unit. “NMax ini masih menjadi maskotnya Yamaha. Karena setiap harinya orang yang datang ke sini selalu menanyakan produk NMax. Sedangkan setiap dealer hanya diberikan sejumlah 25 unit untuk per bulan, jadi masih kekurangan” ujarnya. (Wirda)