Nobar Dengan Duda Sebelah, Indahnya (Bag 1)

Love Story

Love Story
Ilustrasi Love Story (Dok: RB)

Bagi para suami, hati-hati bila memiliki istri sangat pengertian dan penuh toleransi. Harus diyakini dulu apa latar belakang sikap pasangan. Kalau memang murni pengertian, itu sih bagus. Tapi kalau ternyata ada udang di balik bakwan, eh di balik batu, wah bahaya tuh.

Seperti halnya pada rumah tangga Jaelani (42) dan Robiah (32), keduanya nama samaran. Jaelani yang awalnya bersyukur memiliki istri pengertian, berakhir dengan penyesalan. “Saya tertipu mentah-mentah. Saya kira dia memang pengertian, ternyata dia tidak bersungguh-sungguh,” kata Jelani.

Salah satu pengusaha sukses di Banten ini langsung mengakhiri rumah tangganya dengan Robiah. Ini ia lakukan setelah mengetahui secara pasti rahasia di balik pengertiannya Robiah. “Setelah saya pergoki, langsung saya pecat sebagai istri,” ujarnya.

Wah, rahasia apa maksudnya ya, memergoki apa om Jaelani ini? Begini duduk perkaranya. Perlu dipahami terlebih dahulu, awal mula permasalahan rumah tangga pasangan ini adalah kesibukan Jaelani sebagai pengusaha. Ia jarang pulang karena sering keluar kota. Saat sedang ada di dalam kota, Jaelani pun jarang pulang ke rumah. Ini lantaran banyaknya hal yang perlu diperhatikan olehnya.

“Sebagai pengusaha, banyak sekali hal-hal yang perlu diurus. Bukan hanya pengerjaan proyek, tapi berbagai macam orang di sekitar proyek itu pun harus saya tangani,” katanya.

Mulai dari tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat, hingga para pejabat, harus diurus Jaelani. Karenanya, ia jarang sekali bertemu dengan keluarga. “Kalau tidak diingatkan untuk pulang, saya suka kebablasan. Bisa-bisa pulang pagi, lalu pergi lagi hingga pagi di esok harinya,” tutur Jaelani.

Gara-gara hal tersebut, Jaelani sering menerima ocehan Robiah. Sang istri kerap marah-marah setiap kali Jaelani pulang pagi. “Robiah kerjaannya marah-marah melulu. Apalagi ketika tahun-tahun pertama menikah. Saya sering ditelepon, bahkan disatroni ketika sedang melakukan pertemuan di tempat hiburan,” aku Jaelani.

Kadang ketika Jaelani kedapatan tengah joget dengan pemandu lagu, Robiah tidak pernah ragu menjewer Jaelani agar pulang. Namun sikap kasar Robiah tidak pernah dipersoalkan Jaelani, ia selalu menghadapinya dengan tersenyum. “Teman-teman saya pada mengerti, kalau Robiah itu galak. Mereka juga hapal kalau dia sedang galak, dikasih senyuman sedikit langsung reda marahnya Robiah,” katanya.

Nah yang jadi permasalahan, pada 2013 lalu sifat galak Robiah tiba-tiba berhenti. Ia tidak lagi sering kepo dan marah-marah setiap kali Jaelani keluar rumah. “Biasanya dia suka telepon-telepon saya, ini tidak. Dia berhenti menanyakan keberadaan saya. Sekali saya beritahu, dia langsung percaya begitu saja,” ujarnya.

Jaelani sempat mempertanyakan perubahan yang terjadi para Robiah. Sang istri waktu itu beralasan telah bosan selalu marah-marah, karena itu ia akan belajar percaya dengan suami. “Robiah bilang kalau seorang istri itu seharusnya selalu percaya dengan Suami. Hal paling penting, kalau suami setiap pulang pasti ke rumah bukan ke tempat lain. Begitu katanya,” tutur Jaelani.

Mendengar pernyataan Robiah, Jaelani sempat terkagum-kagum. Selain itu, ia mengira telah berhasil menaklukan sifat keras Robiah yang selama ini sulit untuk diredam. “Saya sempat bangga sendiri. Dikira apa yang selama ini saya lakukan telah berhasil membuat istri lebih pengertian. Dia itu kan keras, tukang marah-marah. Setelah bilang ingin belajar percaya suami, jelas saya senang,” terangnya. Bersambung…