NU Kabupaten Serang Harus Mampu Deteksi Radikalisme

Peserta Konfercab NU Kabupaten Serang.

SERANG – Pada acara Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Serang 2016 di aula Tb Suwandi Pemkab Serang, Rabu (6/4), Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah berpesan agar NU mampu mendeteksi paham radikalisme. Di samping melakukan pembinaan kepada umat dalam mengisi pembangunan Kabupaten Serang menuju arah lebih baik.

Tatu mengatakan, NU memberikan kontribusi positif sebagai mitra Pemkab di bidang pembinaan umat. “Sebagai organisasi Islam, harus mampu mendeteksi keberadaan paham radikalisme yang berkembang di masyarakat,” pesan Tatu dalam sambutannya.

Tatu mengatakan, agar NU bisa melaporkan dan berkoordinasi dengan pemerintah jika mendengar atau menemukan ajaran menyimpang yang membuat resah. “Tentunya dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, karena ada hukum yang berlaku tanpa harus menggunakan kekerasan fisik,” terangnya.
Tatu berharap, Konfercab dapat memilih ketua dan pengurus yang mampu membawa organisasi menjadi besar. “Selain itu, dapat menjunjung persatuan dan kesatuan umat,“ harapnya.

Panitia Konfercab NU XIII Kabupaten Serang Abdul Gofur menyatakan, ada dua mekanisme pemilihan pengurus NU. Yakni, untuk pemilihan Ketua Tandfidz menggunakan pemilihan secara demokratis atau musyawarah mufakat. Sementara pemilihan Ketua Syuriah menggunakan sistem ahlul ahli wal aqdi (Ahwa) sesuai tata tertib terbaru muktamar 33 di Jombang. “Tahfidz kalau kita itu eksekutifnya, sementara ini calonnya baru incumbent Pak Kiai Kholil, belum ada pendaftar lagi. Sementara calon Ketua Syuriah, sudah ditunjuk beberapa kiai dari lima dapil (daerah pemilihan),” terangnya.

Diungkapkan anggota Komisi I DPRD Kabupaten Serang itu, nama-nama calon Ketua Syuriah terdiri atas dapil I Kiai Markawi, dapil II Kiai Dahlan, dapil III Kiai Qizuini, dapil IV Kiai Tatang, dan dapil V Kiai Faidzullah. “Insya Allah malam ini (tadi malam) selesai, target sampai jam 11 malam,” pungkasnya. (NIZAR/Radar Banten)