Nyebrang Tol, IRT Luka Parah

0
2303

SERANG  – Kusniah (58), tergeletak di Jalan Tol Tangerang Merak tepatnya di KM 85.200, Desa Toyomerto, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten  Serang, Kamis (17/6) pagi. Korban mengalami luka berat akibat tertabrak minibus saat akan menyebrang di jalan tol. 

Informasi yang diperoleh Radar Banten, kecelakaan tersebut terjadi sekira 06.15 WIB. Ketika itu korban tiba-tiba muncul dari arah median jalan hendak ingin menyebrang. Disaat bersamaan, datang sebuah kendaraan jenis Toyota Inova B 1705 PZI yang dikemudikan Syamsul. 

Syamsul yang mengemudikan minibus dari arah Merak menuju Tangerang seketika menabrak tubuh korban. Kerasnya benturan membuat korban terpental hingga mengalami luka pada bagian kepala, tangan dan kaki. Polisi yang menerima infromasi kecelakaan tersebut mengevakuasi korban ke RSUD dr Dradjat Prawiranegara, Kabupaten Serang. 

Direktur Lalu Lintas Polda Banten Komisaris Besar (Kombes) Pol Rudy Purnomo mengatakan, minibus tersebut saat kejadian berada di jalur cepat. Pengemudi minibus tersebut kata dia tidak bisa lagi menghindari tabrakan karena melaju kencang dan korban yang tidak memperhatikan adanya kendaraan yang melintas. 

“Korbannya tidak meninggal, korban mengalami luka berat. Korban ini diketahui hendak menyebrangi jalan tol dan saat ini sudah berada di rumah sakit, ” kata Rudy didampingi Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Banten Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hamdani. 

Rudy mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang berdomisili di sepanjang jalan tol untuk tidak menyeberang pada lintasan jalan tol. Selain membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan, juga dapat dikenakan sanksi pidana sesuai Pasal 63 Ayat 6 Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. 

“Ancaman pidananya penjara selama 18 bulan dan denda Rp1,5 miliar. Untuk itu kami meminta sekaligus mengimbau untuk menghindari kecelakaan agar masyarakat menggunakan jembatan penyeberangan yang sudah disediakan pengelola jalan tol,” tutur perwira menengah Polri ini. (mg05/nda)