Obor Asian Games Sampai di Banten

Ketua BPK RI Moermahadi Soerja Djanegara berlari menuju Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, untuk serah terima obor kepada Wakil Walikota Serang Sulhi, Kamis (9/8).

CILEGON – Perjalanan obor Asian Games dari Lampung ke Banten dikawal ratusan anggota TNI AL. Pengawalan dilakukan menggunakan tiga kapal, KRI Bung Tomo, Patkamla Badak, dan KAL Tamposo.

Perjalanan obor Asian Games dari Lampung dimulai pukul 08.00 WIB. Melakukan perjalanan selama dua jam, obor Asian Games dibawa menggunakan KMP Batu Mandi milik PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak dengan pengawalan KRI Bung Tomo.

Komandan TNI AL Banten Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki mengatakan, dalam KRI Bung Tomo ada 110 personel TNI AL yang ikut mengawal perjalanan obor itu dari tanah melewati Selat Sunda menuju Pelabuhan Merak, Kota Cilegon.

Beberapa mil sebelum tiba di Pelabuhan Merak, kapal yang mengangkut rombongan Torch Relay disambut dua kapal patroli lain milik TNI AL. KAL Tamposo dan Patkamla Badak yang menyambut rombongan itu dan ikut mengawal hingga bersandar di Dermaga II Pelabuhan Merak. “Di kapal ada sepuluh personel, di kapal Badak ada lima personel,” ujar Baroyo di Pelabuhan Merak, Kamis (9/8).

Tiba di Dermaga II Pelabuhan Merak, obor Asian Games bersama rombongan disambut jajaran pejabat Provinsi Banten dan Kota Cilegon. Hadir dalam kesempatan itu Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi, Ketua DPRD Kota Cilegon Fakih Usman,  Komandan TNI AL Banten Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki, Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso, Dandim 0623 Cilegon Letkol Donny Pramono, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten Deden Apriandhy, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Banten  Komarudin, dan sejumlah pejabat lainnya.

Selain pengawalan perjalanan dari Lampung ke Banten, menurut Baroyo, TNI AL mengerahkan personel untuk melakukan pengamanan di Dermaga II Pelabuhan Merak yang menjadi lokasi penerimaan obor Asian Games dari Inasgoc ke Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi.

Pantauan Radar Banten di lokasi, obor Asian Games tiba di Pelabuhan Merak pukul 10.20 WIB. Setelah diterima oleh Edi Ariadi, kirab obor dilanjutkan ke Landmark Kota Cilegon dan rumah dinas walikota Cilegon. Selesai kirab dilanjutkan ke Kabupaten Serang dan Kota Serang.

Dalam sambutannya, Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi menjelaskan, kirab obor Asian Games merupakan momentum sejarah dan sangat langka karena itu pemerintah dan masyarakat Cilegon antusias menyambut momentum tersebut. “Kita beruntung menjadi bagian dari sejarah, tidak mudah untuk menjadi tuan rumah Asian Games,” ujarnya.

Menurut Edi, seluruh jajaran dan elemen di Kota Cilegon siap menyukseskan Asian Games di Jakarta dan Palembang. “Lancarnya kirab obor ini kita harapkan hingga pelaksanaannya sehingga bisa berjalan lancar dan sukses,” ujarnya.

Sementara itu, obor Asian Games tiba di Kabupaten Serang, yakni di Kecamatan Kramatwatu pukul 14.00 WIB. Api obor yang dibawa diserahkan kepada Wakil Bupati Pandji Tirtayasa. Kemudian Pandji menyerahkan obor kepada atlet untuk dibawa ke arah Kota Serang.

Di sepanjang Jalan Raya Serang-Cilegon, Kecamatan Kramatwatu, ribuan warga ikut menyaksikan pawai obor Asian Games. Pawai obor itu menimbulkan kemacetan di akses jalan nasional itu.

Wakil Bupati Pandji Tirtayasa mengatakan, meskipun tidak ada atlet asal Kabupaten Serang yang berlaga di Asian Games, ia mengajak masyarakat untuk sama-sama mendoakan atlet Indonesia. “Kalau dari Provinsi Banten kan ada, siapa pun itu harus kita dukung kita berikan doa untuk mengharumkan bangsa kita di dunia olahraga,” katanya. (Bayu M-Rozak/RBG)