OJK Beri Sinyal Positif, Bank Banten Segera Pulih

0
1.306 views

SERANG – Delapan bulan berada dalam pengawasan khusus Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Banten kini dalam tahap pemulihan krisis likuiditas. Itu lantaran pemprov telah menyuntikkan tambahan modal sebesar Rp1,551 triliun.

Hal itu diungkapkan Gubernur Banten Wahidin Halim selaku pemegang saham pengendali terakhir (PSPT) Bank Banten. “Status Bank Banten masih dalam proses, secepatnya segera menjadi bank sehat,” kata Wahidin saat memberikan keterangan pers di Rumah Dinas Gubernur, Kota Serang, Selasa (25/11).

Orang nomor satu di Banten ini melanjutkan, OJK akan menyatakan Bank Dalam Pengawasan Khusus (BPDK) menjadi bank sehat ketika terpenuhi minimal tiga unsur, yaitu kecukupan modal, likuiditas minimal terpenuhi dan pembenahan manajemen. Ketiga unsur ini bila sudah sesuai aturan maka OJK akan segera menyatakan Bank Banten sebagai bank sehat.

“Pemprov sudah menambah penyertaan modal Rp1,551 triliun, manajemen Bank Banten juga sedang mencari tambahan modal untuk memperkuat likuiditas. Ya kita tinggal menungga prosesnya,” beber Wahidin.

Gubernur yang akrab disapa WH ini menegaskan, OJK memiliki standar untuk menentukan sebuah bank sehat atau sakit, jadi tidak perlu didorong-dorong untuk secepatnya mengambil keputusan. “Tapi dalam rapat terakhir dengan OJK, sudah ada sinyal-sinyal Bank Banten akan segera dinyatakan sehat. Jadi saat ini masih proses itu,” pungkas WH.

Terpisah, Plt Komisaris PT Banten Global Development (BGD) Razid Caniago mengungkapkan, sebagai induk perusahaan Bank Banten, pihaknya telah menerima dana tambahan penyertaan modal pemprov untuk Bank Banten pada 20 November lalu.

“Penyertaan modal pemprov Rp1,551 triliun sudah masuk ke rekening BGD, dan saat ini sudah dipindahbukukan ke rekening escrow atas nama Bank Banten,” ujarnya.

Ia menegaskan, tambahan modal pemprov itu diperuntukan bagi pembelian saham saat right issue atau penawaran umum terbatas (PUT) Bank Banten pada Desember nanti, sehingga likuiditas Bank Banten semakin kuat.

“Dana itu tidak mendapatkan bunga, hanya dipergunakan untuk beli saham Bank Banten sesuai peraturan OJK. Jadi tidak bisa dipergunakan untuk hal lain tanpa izin OJK,” jelasnya. (den/alt)