SERANG – Oknum anggota dari Satuan Brimob Polda Banten berinisial O masih menjadi saksi dalam kasus dugaan penyelundupan narkoba jenis sabu ke dalam Rutan Kelas II B Serang, Minggu (31/1/2016) lalu. Direktorat Reserse Narkoba Polda Banten yang masih mendalami kasus ini telah menetapkan Y (kurir) dan Brigadir HD sebagai tersngka.

Saat kejadian pada Minggu lalu, oknum Brimob Polda Polda Banten itu bersama Brigadir HD untuk menemui seorang napi berinisial RJU di Rutan Serang. Kedatangan O sendiri hanya sebatas menemani Brigadir HD. O sendiri bertemu untuk menagih utang kepada Brigadir HD.

“Yang bersangkutan ketemu tersangka (Brigadir HD) karena mau nagih utang. Tersangka kemudian mengajak nengok temennya yang ditahan di Rutan,” kata Kasat Brimob Polda Banten AKBP GM Putra kepada radarbanten online, Rabu (3/2/2016).
Brigadir HD sudah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus penyelundupan narkoba jenis sabu ke dalam Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Serang pada Minggu lalu. Penetapan tersangka ini setelah gelar perkara di Direktorat Reserse Narkoba Polda Banten, Selasa (2/2).

“Sudah tersangka,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Banten, Kombes Pol Asep Saprudin kepada radarbanten online melalu pesan singkatnya, Rabu (3/2/2016).

Selain menetapkan Brigadir HD sebagai tersangka, polisi juga menetapkan seorang kurir sabu berinisial Y (21), warga Calung, Kota Serang, sebagai tersangka. Sementara itu, oknum anggota Brimob Polda Banten berinisial O hingga saat ini masih berstatus sebagai saksi. “O masih saksi,” katanya.(Wahyudin)