OPD Pemkab Pandeglang Diminta Optimalkan Penanganan Bencana Alam

PANDEGLANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pandeglang Pery Hasanudin meminta kepada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Pandeglang agar mengoptimalkan penanganan bencana alam.

Tindakan itu kata dia, harus dilakukan guna mengantisipasi kerusakan akibat bencana alam.

Menurut Pery, Kabupaten Pandeglang merupakan daerah yang masuk dalam kategori rawan bencana alam. Soalnya, kata dia, dari 15 jenis bencana, 14 di antaranya berada di Kabupaten Pandeglang. “Kabupaten Pandeglang termasuk wilayah yang rentan bencana, dan atas dasar itulah semua pihak terkait harus dapat bekerja sama dengan baik agar penanganan bencana dapat dilakukan dengan cepat,” katanya, Senin (13/1).

Menurut Pery, instansi pemerintah yang memiliki peran penting menghadapi bencana adalah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Oleh karena itu, lanjutnya, semua personel di instansi tersebut harus bekerja optimal dan sigap dalam menghadapi bencana. “Semua personel harus bisa mengembangkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana. Tetapi yang paling penting adalah kesiapan dan kesigapan personel dan kelompok-kelompok siaga bencana,” kata kepala BPBD Kabupaten Pandeglang ini.

Pery meyakini, penanganan sebelum dan setelah bencana bisa dilakukan dengan baik, apabila semua instansi saling mendukung dan bekerja sama. Soalnya, kata dia, pencegahan dan penanganan bencana bukan kewenangan satu instansi tetapi banyak instansi.

“Penanganan bencana itu harus cepat, makanya semua pihak terkait harus saling mendukung dan saling menjaga komitmen agar penanganan bencana dapat dilakukan dengan cepat dan tepat,” katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Pandeglang Lilis Sulistiyati mengaku telah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Pemprov Banten, Pemerintah Pusat, dan instansi terkait lain dalam penanganan bencana. Tujuannya, kata dia, agar ketika terjadi bencana semua pihak bisa langsung turun dan melaksanakan tugas sesuai dengan kewenangan masing-masing.

“Kita sudah sampaikan semuanya dan kita juga sudah menjalin komunikasi dengan semua pihak dan instansi pemerintahan lainnya. Harapan kita, komunikasi yang dibangun itu nantinya bisa menjadi modal awal bagi kita dalam menghadapi dan menangani bencana. Sehingga, pada saat penanganan semuanya sudah bisa bekerja sesuai dengan bidangnya masing-masing,” katanya. (dib/zis)