Open Bidding Asda I dan Staf Ahli, Syafrudin Pastikan Tak Ada Titipan Pejabat

SERANG – Walikota Serang Syafrudin memastikan tidak ada titipan pada proses open bidding jabatan Asisten Daerah (Asda) I dan Staf Ahli Walikota bidang perekonomian dan pembangunan. Semua proses dilaksanakan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Proses lelang jabatan atau open bidding pada dua jabatan tersebut telah mengerucut pada tiga nama. Untuk Asda I yakni Anthon Gunawan dengan nilai 82,71, Subagyo dengan nilai 80,79, dan Tedi Kusnadi dengan nilai 79,26. Sedangkan jabatan staf ahli yakni Sony August dengan nilai 81,38, Anthon Gunawan, dengan nilai 80,46, dan Alpedi dengan nilai 77,42.

Hasil dari penilaian yang dilakukan panitia seleksi itu telah dikirimkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk dimintai pertimbangan. Selanjutnya, Walikota akan memilih satu dari tiga nama tersebut.

Walikota Serang Syafrudin mengatakan, setelah turun dari KASN akan segera menentukan sikap dari tiga orang tersebut. “Kita akan pilih satu dari tiga nama ini,” katanya usai melakukan inspeksi mendadak di Dinas Pendidikan Kota Serang, Kamis (2/1).

Syafrudin memastikan open bidding berjalan sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku. Dirinya percaya Pansel melaksanakan tugasnya secara profesional. “Ini tidak ada titipan dari mana pun dan siapa pun,” cetus pria kelahiran Serang, 9 Januari 1963 ini.

Dari tiga nama yang ada, Syafrudin percaya bisa melaksanakan tugas sesuai dengan kompetensinya. Karena telah dipilih dari terbaik, mereka diyakini bisa melakukan inovasi dalam mempercepat pembangunan di Kota Serang. “Harapannya bisa memberikan inovasi baru baik pemerintah maupun masyarakatnya lebih maju,” jelasnya.

Terkait bocoran nama yang akan dipilih, Syafrudin menjawab diplomatis. Soal pengalaman dari yang bersangkutan akan menjadi salah satu pertimbangan. “Jadi kalau ada 4-B pangkatnya lebih tinggi dibandingkan teman temanya 4-A, mungkin itu juga yang akan kita pilih,” katanya.

Dihubungi terpisah, Ketua Komisi I DPRD Kota Serang Bambang Janoko meminta, Walikota memilih berdasarkan pada kompetensi peserta. “Pilih yang sesuai, yang terbaik hasil kompetensinya, bukan yang lain-lain seperti faktor suka atau tidak suka,” katanya.

Bambang juga menyarankan usia tidak menjadi pertimbangan utama. Kata dia, semua peserta yang lolos tiga besar mayoritas berusia muda. Untuk itu, faktor kompetensi harus menjadi pertimbangan utama. “Kalau usia masih muda-muda semua, kalau kepangkatan disesuaikan saja,” ujar Ketua DPD PDIP Kota Serang ini. (ken/air/ags)