Operasi Keselamatan Kalimaya 2020: Polisi Utamakan Teguran

Dok. Operasi Zebra Kalimaya 2019

SERANG – Operasi Keselamatan Kalimaya 2020 digelar Polda Banten dan jajaran. Operasi yang digelar hari ini (6/4) hingga Minggu (19/4), akan mengutamakan teguran terhadap pengendara yang melanggar.

Operasi rutin setiap tahun ini bertujuan untuk menertibkan masyarakat dalam berlalu lintas. Hal ini dilakukan karena kesadaran berlalu lintas masyarakat masih rendah. “Dimulai selama 14 hari terhitung sejak Senin besok (hari ini-red) sampai dengan Minggu tanggal 19 April 2020. Operasi tersebut akan dilaksanakan di seluruh wilayah hukum Polda Banten,” kata Direktur Lalu Lintas (Dir Lantas) Polda Banten Komisaris Besar (Kombes) Pol Wibowo, Minggu (5/4).

Polda Banten dan jajaran akan menurunkan 600 personel untuk ditempatkan di sejumlah titik yang menjadi atensi. “Jumlahnya ada 600 personel gabungan Ditlantas Polda Banten dan Satuan Lantas jajaran (Polres-red),” kata mantan Kapolres Serang tersebut.

Selain kesadaran berlalu lintas, operasi itu akan dimanfaatkan polisi untuk melakukan sosialiasi pencegahan dan penyebaran virus corona atau Covid-19.  “Nanti disosialiasikan juga (pencegahan corona-red),” ujar Wibowo. 

Sementara Kasat Lantas Polres Serang Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Tesyar Rhofadli Prayitno mengatakan, operasi kali ini juga akan diisi dengan kegiatan penyuluhan sekaligus penyemprotan disinfektan.  “Berhubung saat ini masa corona, maka kita operasinya untuk pencegahan. Kegiatannya nanti penyuluhan dan penyemprotan, physical distancing (jaga jarak-red),” kata Tesyar.

Tesyar mengungkapkan, polisi akan mengedepakan teguran terhadap pengendara yang melanggar. Tindakan tilang diberlakukan bagi pelanggar yang dapat membahayakan jiwa orang lain. “Tindakan tilang ditiadakan, kecuali yang benar-benar membahayakan seperti motor masuk jalan tol,” tutur Tesyar. (mg05/nda/ags)