Operasi Patuh Kalimaya: Prioritaskan Tiga Pelanggaran

0
914 views
Petugas menilang pengendara yang berboncengan dan tidak mengenakan helm, di jalan Veteran, Kota Serang, Kamis (23/7). Operasi Patuh Kalimaya 2020 tersebut menyasar tiga jenis prioritas, yakni pengendara yang tidak mengenakan helm, tidak mengenakan sabuk pengaman dan pengendara yang melawan arus.

SERANG – Operasi Patuh Kalimaya 2020 memprioritaskan tiga jenis pelanggaran sebagai sasaran tindakan langsung (tilang). Penetapan prioritas pelanggaran ini bertujuan menekan tingkat fatalitas korban kecelakaan.

“Sasaran prioritasnya, yaitu pengemudi sepeda motor yang tidak memakai helm, pengemudi yang tidak menggunakan safety belt dan kendaraan yang melawan arus,” kata Wakapolda Banten Brigjen Pol Wirdhan Denny saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Kalimaya 2020 di halaman Mapolda Banten, kemarin.

Denny berharap tilang bagi para pelanggar prioritas dapat menurunkan angka lakalantas dan meminimalisir kemacetan lalu lintas. “Serta terwujudnya Kamseltibcarlantas yang mengedepankan preemtif dan preventif guna meningkatkan simpati masyarakat,” kata Denny.

Selama operasi digelar, Denny mewajibkan seluruh personelnya mengikuti standar operasional prosedur (SOP) dan protokol kesehatan. “Laksanakan protokol kesehatan dalam bertugas, “ ucap Denny.

Jenderal polisi bintang satu ini juga berpesan agar seluruh personelnya menghindari praktik pungli.

“Hindari tindakan pungli, “ kata Denny 

Prilaku koruptif itu bertentangan dengan hukum dan mencoreng institusi di mata masyarakat. “Lakukan tugas operasi patuh dengan baik tanpa menimbulkan komplain dari masyarakat,” pintanya.

Dikatakan Denny, apel gelar pasukan ini adalah wujud kesiapan Polda Banten untuk menciptakan masyarakat yang tertib, patuh hukum berlalu lintas.

“Operasi Patuh Kalimaya 2020 akan berlangsung selama 14 hari terhitung (23/7) sampai dengan (5/8). Yang mana kegiatan tersebut secara serentak dilaksanakan oleh jajaran Polda seluruh Indonesia,” kata Denny. (mg05/nda)