Orang Meninggal di Kabupaten Serang Tercatat Penerima BPNT

0
92
Warga mengambil bantuan BPNT di Kecamatan Kramatwatu, Rabu (4/9)

SERANG – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang akan mengusulkan penggantian nama penerima bantuan pangan nontunai (BPNT) kepada pemerintah pusat. Soalnya, banyak warga yang sudah meninggal dunia dan masuk kategori mampu masih tercatat sebagai penerima manfaat.

Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Fakir Miskin pada Dinsos Kabupaten Serang Euis Linda Mutia mengatakan, pihaknya saat ini sedang menyalurkan BPNT kepada 53.424 penerima manfaat. Penyaluran dilakukan melalui e-warong atau layanan warung non-tunai. “Minggu ini kita sedang penyaluran tahap terakhir,” ungkap Euis kepada Radar Banten di ruang kerjanya, Jalan Serang-Petir, Cipocokjaya, Kota Serang, Rabu (4/9).

Euis mengakui, bantuan yang disalurkan belum meng-cover semua warga miskin di Kabupaten Serang. Pihaknya juga belum mengajukan penambahan kuota penerima bantuan tersebut. “Kalau mengajukan penambahan kuota kita enggak, tapi kita nanti ada penggantian kalau penerima manfaatnya ternyata sudah meninggal dunia dan mampu,” terangnya.

Dikatakan Euis, pihaknya selain melakukan proses penyaluran BPNT juga memverifikasi penerima manfaat oleh pendamping. Selain orang yang sudah meninggal dunia dan kategori mampu yang tercatat sebagai penerima manfaat, pihaknya juga menemukan data ganda. “Sekarang baru tiga kecamatan yang lapor hasil verifikasi,” ungkapnya.

Kemarin, ratusan penerima manfaat melakukan pencairan BPNT dengan beras dan telur pada salah satu e-warong di Kecamatan Kramatwatu. Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Pemerintah Kecamatan Kramatwatu Mamak Abror berharap, penyalur bantuan sosial itu dapat meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan kios atau warung. “Sangat dirasakan manfaatnya oleh warga, termasuk di Kramatwatu,” katanya.

Abror juga menilai, bantuan memberikan gizi masyarakat seimbang serta mendorong pemberdayaan usaha eceran rakyat melalui warung atau kios. (jek/zai/ags)