PABBSI Banten Akan Tentukan Lifter untuk Kejurnas Satria Remaja

Lifter remaja Banten, Rizky Juniansyah, berlatih rutin di Sasana Bulldog Gym, RSS Pemda, Cipocokjaya, Kota Serang, Selasa (20/2). Foto: Andre AP

SERANG-Pengurus Provinsi (Pengprov) PABBSI (Persatuan Angkat Besi, Berat, dan Binaraga Seluruh Indonesia) Banten dalam waktu dekat akan merilis skuat inti yang akan diboyong tampil di kejuaraan nasional (Kejurnas) Satria Remaja 2018. Pada single event yang akan digelar di GOR Soreang, Jawa Barat, Maret nanti. Tim Banten menargetkan dua keping medali emas.

Bila mengacu pada ajang serupa tahun lalu, Pengprov PABBSI Banten menerjunkan 12 lifter dengan raihan 19 keping medali. Yakni, empat medali emas, enam perak, dan sembilan perunggu. Meski hingga saat ini belum menentukan tim, Pengprov PABBSI Banten optimistis akan terjadi peningkatan prestasi di Kejurnas Satria Remaja 2018.

Anggota Binpres Pengprov PABBSI Banten Albert mengatakan, hingga saat ini pengprov masih mengkaji lifter mana saja yang dinilai layak diterjunkan. “Dalam waktu dekat kita akan umumkan nama-nama lifternya. Kalau maunya, kita mengirim sebanyak-banyaknya. Tapi, kita tetap harus melihat kondisi, seperti anggaran dan kualitas atlet. Kita juga tidak mau asal terjunkan atlet kalau tidak memiliki kans,” kata Albert kepada Radar Banten, Selasa (20/2).

Albert menambahkan, meski belum menentukan skuat inti, pihaknya tetap optimistis Banten mampu meraih prestasi terbaik di ajang kejurnas nanti. “Dua medali emas minimal kita harus dapat. Mudah-mudahan bisa lebih karena kerangka tim kami tidak jauh beda dengan tahun lalu. Dua lifter peraih medali emas tahun lalu, yakni Muhammad Nandy (kelas 77 kilogram) dan Alif Wildan Hanaf (kelas +85 kilogram), tetap menjadi andalan kami. Selain itu, progres peningkatan angkatan juga terjadi terhadap lifter Rizky Juniansyah. Tidak mustahil Rizky mampu menambah pundi-pundi medali emas nanti,” imbuhnya.

Pelatih Angkat Besi Sasana Bulldog Gym Mohammad Yasin menyatakan, lifter-lifter Sasana Bulldog Gym siap tampil apabila diberi amanah oleh pengprov. Meski belum ditunjuk, tetapi lifter Bulldog Gym tetap menjalani latihan rutin. “Kebetulan saya juga memegang (melatih) lifter Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Banten. Para lifter Bulldog Gym dan PPLP secara rutin latihan bersama setiap hari. Mau ada kompetisi atau tidak, anak-anak tetap latihan setiap hari. Tim PPLP juga sedang persiapan untuk menghadapi Kejurnas Antar PPLP 2018, jadi latihannya lebih ditingkatkan,” ucap mantan lifter nasional itu.

Besar kemungkinan lifter-lifter yang akan diterjunkan Pengprov PABBSI Banten masih sama dengan kekuatan tahun lalu. “Sampai saat ini memang kami belum ada pemberitahuan dari pengprov. Tapi, saya menilai ke-12 lifter yang diterjunkan tahun lalu semuanya layak untuk dipertahankan bila belum melewati batas usia. Kualitas ke-12 lifter tersebut terus menunjukkan grafis peningkatan. Kami yakin mereka mampu tampil lebih baik,” tegasnya.

Meski pun pengprov tidak ambil bagian di ajang tersebut, dipastikan nama Banten akan tetap muncul di GOR Soreang nanti. “Empat lifter PPLP Banten tetap akan kami terjunkan. Hitung-hitung tambah pengalaman dan jam terbang sebagai persiapan menghadapi Kejurnas Antar PPLP. Tapi, kami tetap berharap Pengprov PABBSI Banten ambil bagian,” pungkas Yasin. (Andre AP/RBG)