LEBAK – Pabrik pengolahan kayu di Kampung Gubuk, Desa Calungbungur, Kecamatan Sajira, ludes terbakar pada Kamis (22/8) sekira pukul 12.30 WIB. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian material kurang lebih Ro100 juta.

Pantauan Radar Banten di lokasi, pabrik sawmill milik Adang rata dengan tanah. Sementara itu, api masih membakar pabrik pengolahan kayu tersebut, sedangkan asap putih membubung dari lokasi kebakaran. Dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke tempat kejadian perkara untuk memadamkan api di lokasi kejadian.

Adang, pemilik pabrik pengolahan kayu di Sajira menyatakan, dugaan sementara api berasal dari puntung rokok yang dibuang masyarakat yang sedang mencari kayu. Karena api berasal dari bagian belakang pabrik dan setelah itu menjalar ke bagian tengah dan depan. Satu unit mesin sawmill ikut ludes terbakar, sehingga menyebabkan kerugian material Rp100 juta lebih.

“Dugaan sementara api berasal dari puntung rokok yang dibuang warga yang sedang mencari kayu bakar, karena api berasal dari bagian belakang,” kata Adang kepada wartawan, Kamis (22/8).

Di tempat yang sama, Kepala Seksi Pemadam Kebakaran (Damkar) Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lebak Suparmin menyatakan, setelah menerima laporan kejadian kebakaran, dirinya langsung terjun ke lokasi kebakaran bersama tujuh orang petugas dan dua unit mobil damkar. Sampai sekarang api belum berhasil dipadamkan. Untuk itu, petugas kembali mendatangkan armada tangki air ke lokasi tersebut.

“Pokoknya kita akan terus lakukan upaya pemadaman bersama masyarakat. Kita pantang pulang sebelum api padam,” jelasnya. (Mastur)