Ilustrasi kebakaran.

LEBAK – PT Aplus Pacific yang memproduksi gypsum di Jalan Rangkasbitung-Cikande, Kampung Cikumpul, Desa Nameng, Kecamatan Rangaksbitung, terbakar, sekitar pukul 15.00 WIB, Rabu (14/3).

Mukhlis, sekuriti PT Aplus Pacifik, mengatakan, kebakaran terjadi di lokasi area produksi pemotongan papan gypsum. Kebakaran tersebut diduga akibat karyawan atau mekanik sedang memotong gypsum dengan menggunakan mesin blender atau pemotong dan menimbulkan percikan api. Percikan api tersebut jatuh dan menyambar oli yang berada di bawahnya.

“Ketika itu karyawan sedang motong gypsum dan ada percikan api. Percikan api jatuh menyambar oli yang ada di bawahnya. Langsung membesar dan menyebar ke ke bagian pipa aliran oli tersebut,” katanya di lokasi kejadian.

Pantauan di lokasi kejadian, ratusan karyawan PT Aplus Pacifik panik dan berhamburan keluar. Kebakaran pun jadi tontonan karyawan, masyarakat, dan pengguna jalan.

Tidak ada korban jiwa pada peristiwa ini. Sementara kerugian belum bisa dipastikan hingga ada keterangan dari PT Aplus Pacifik.

Kosim, salah satu karyawan mengatakan, saat kebakaran dirinya sedang berada di lokasi pemotongan gypsum. “Melihat api menyambar pipa oli, saya dan karyawan lain langsung berlarian ke luar pabrik,” tuturnya.

Sekitar pukul 17.30 WIB api berhasil dipadamkan setelah dua unit pemadam kebakaran milik Pemkab Lebak diterjunkan untuk memadamkan api. (Omat/twokhe@gmail.com).